krl
Momen perbaikan tujuh rangkaian KRL iE305 untuk rute Bogor yang tuntas empat hari lebih cepat dari target menjadi secercah harapan bagi ratusan ribu commuters di Jabodetabek, tapi di saat yang sama Stations Duri justru mengalamiInsiden berbeda. Eskalator di stasiun itu rusak pada awal Oktober dan mencederai belasan penumpang, memaksa ribuan orang lainnya memanjat tangga manual saat jam sibuk. PT KAI Commuter mengakui eskalator baru bisa beroperasi lagi setelah uji keamanan tuntas minggu ketiga Oktober, dan sementara itu kepadatan di stasiun tak terhindarkan. Di sisi lain, tujuh rangkaian KRL tersebut sudah siap melayani lagi sejak 6 Oktober, menjawab kebutuhan sekitar 435 ribu pelanggan harian yang bergantung pada jalur Bogor.
pdip
Di dua front berbeda, PDI Perjuangan tampak memainkan peran yang sama calculatif—baik dalam perkara data maupun perkara suara. Ketika fraksinya mendukung pengesahan UU Satu Data Indonesia, partainya justru mengusulkan ambang batas parlemen dinaikkan menjadi 6 persen, sebuah ambang yang bakal mempersempit ruang gerak partai-partai kecil untuk sekadar duduk di Kursi DPR. Said Abdullah, salah satu tokohnya, secara terang-terangan mempertanyakan logika partai non-parlemen yang menghendaki ambang batas nol persen, seolah ingin menutup pintu sebelum kompetitor sempat mengetuk. Namun di tengah manuver politik itu, kubu PDI Perjuangan juga menyambut baik disahkannya UU Pelindungan Ketenagakerjaan, menunjukkan bahwa di luar kalkulasi elektoral, partai ini tetap ingin tampil sebagai pembela pekerja yang bicara soal keadilan sosial.
palestina
Indonesia kembali menegaskan dukungannya terhadap kemerdekaan Palestina dengan melarang konser Israel Houghton di Jakarta, sebuah keputusan yang apresiasi datang dari ormas Islam IKADI dan dijelaskan langsung oleh Menteri Yusril Ihza Mahendra sebagai bentuk konsisten politik luar negeri negara ini. Di tengah genosida Gaza yang telah berlangsung selama tiga tahun, Ustadz Fahmi Salim mengingatkan masyarakat agar tidak melupakan penderitaan rakyat Palestina yang masih mengalami blokade dan krisis kemanusiaan, sebab perhatian publik perlahan beralih ke isu lain. Solidaritas itu kini juga hadir di layar lebar lewat festival film Bandung World Cinema 2026 yang menayangkan film dokumenter Naza karya Yuval Abraham dan Rachel Szor, mengabadikan kenyataan pahit di Gaza sebagai bentuk saksi visual bagi penonton internasional.