Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Netral

Prabowo Instruksikan Penguatan Mitigasi Bencana dan Penambahan Anggaran

Senin, 7 September 2026, 14:37 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penguatan mitigasi bencana dengan penambahan alokasi anggaran dan peralatan sebelum bencana terjadi, mengingat posisi Indonesia di kawasan Ring of Fire. Instruksi tersebut mencakup penambahan armada helikopter, pompa air, kendaraan pemadam, ekskavator kecil di desa rawan karhutla, serta rencana modifikasi kapal induk Italia menjadi kapal induk helikopter dan drone. Prabowo juga meminta BRIN mengkaji zat efisien untuk hujan buatan dan mendorong pengadaan drone besar untuk pengeboman air di lokasi bencana, sambil mengevaluasi keterlambatan penanganan karhutla di beberapa wilayah.

Poin-Poin Utama

  • Presiden Prabowo Subianto instruksikan penguatan mitigasi bencana dengan penambahan peralatan dan anggaran besar sebelum bencana terjadi.
  • Instruksi sampaikan saat ratas virtual penanganan bencana alam pada Senin (7/9).
  • Indonesia berada di kawasan Ring of Fire atau Lingkaran Api sehingga rawan bencana.
  • Ancaman bencana terkini termasuk gempa Flores, aktivitas Gunung Anak Krakatau, dan karhutla.
  • Prabowo minta master plan mitigasi bencana menyeluruh dan masif.
  • Prabowo terapkan prinsip 'lebih baik berlebih daripada kurang' untuk logistik dan peralatan.
  • Persiapan harus dilakukan jauh hari, bukan reaksi setelah kondisi memburuk.
  • Permintaan spesifik termasuk penambahan armada helikopter, pompa air, kendaraan pemadam kebakaran, dan ekskavator kecil di desa rawan karhutla.
  • Pemerintah rencanakan ubah kapal induk asal Italia menjadi kapal induk helikopter dan drone.
  • Kapal induk modifikasi mampu tampung hingga 10 helikopter kelas menengah seperti Black Hawk atau MI-17.
  • Prabowo minta BRIN kaji zat paling efisien untuk operasi hujan buatan.
  • Pemerintah didorong pengadaan drone berukuran besar untuk jatuhkan air di lokasi bencana.
  • Respons cepat penanganan bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat diapresiasi.
  • Catatan evaluasi terkait keterlambatan penanganan kebakaran hutan di beberapa titik.
  • Seluruh kementerian dan lembaga termasuk TNI, Polri, BNPB, dan BMKG diminta terus koordinasi pemulihan pascabencana di wilayah gempa Flores.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#bmkg#karhutla#prabowo subianto#bnpb#mitigasi bencana#brin#ring of fire#kapal induk helikopter
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya