Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Babak Baru Beban Utang Kereta Cepat Whoosh

Selasa, 8 September 2026, 10:22 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Kemenkeu ambil alih 60% saham konsorsium BUMN di PT KCIC melalui SMV khusus, rampung September 2026, agar beban Whoosh tak langsung tanggung APBN. Proyek Whoosh alami cost overrun 1,2 miliar dolar AS dari investasi awal 6,07 miliar dolar AS, dengan utang ke CDB berbunga 2–3,4% per tahun. Sejak operasi komersial Oktober 2023, Whoosh belum untung—pendapatan tiket hanya sekitar Rp 1,6 triliun per tahun, sementara kerugian PSBI tembus Rp 5,13 triliun dengan liabilitas Rp 21,55 triliun.

Poin-Poin Utama

  • Kementerian Keuangan akan mengambil alih pengelolaan saham Indonesia di proyek Whoosh.
  • Pemerintah dan Danantara sepakat mengalihkan 60 persen saham konsorsium BUMN di PT KCIC kepada Kemenkeu.
  • Penyerahan pengelolaan saham dijadwalkan rampung pada pertengahan September 2026.
  • Pengelolaan saham KCIC akan dilakukan oleh badan layanan khusus (SMV) di bawah Kemenkeu.
  • SMV menjalankan fungsi pembiayaan strategis di luar fungsi fiskal rutin, seperti LPDP.
  • Struktur awal proyek Whoosh dirancang dengan skema B2B tanpa melibatkan APBN.
  • Pendanaan proyek 75 persen berasal dari pinjaman China Development Bank dan 25 persen setoran pemegang saham.
  • Nilai investasi awal Whoosh sebesar 6,07 miliar dolar AS atau setara Rp 107,15 triliun.
  • Biaya pembengkakan proyek mencapai 1,2 miliar dolar AS sehingga total biaya pembangunan 7,27 miliar dolar AS.
  • Bunga utang CDB sebesar 2 persen per tahun untuk investasi awal dan 3,4 persen per tahun untuk biaya pembengkakan.
  • KCIC mengeluarkan sekitar 120 juta dolar AS atau setara Rp 2,12 triliun per tahun untuk membayar bunga.
  • Sejak beroperasi Oktober 2023, Whoosh melayani 16,9 juta penumpang hingga akhir Juli 2026 atau 6,5 juta penumpang per tahun.
  • Pendapatan Whoosh sekitar Rp 1,6 triliun per tahun dengan harga tiket rata-rata Rp 250.000 per penumpang.
  • Konsorsium BUMN pengelolaan Whoosh, PSBI, beranggotakan KAI, Wika, Jasa Marga, dan Perkebunan Nasional VIII.
  • Total kerugian Whoosh yang ditanggung PSBI mencapai Rp 5,13 triliun, lebih tinggi dari Rp 4,99 triliun tahun sebelumnya.
Tagar Terkait
#kai#danantara#infrastruktur#whoosh#kemenkeu#bumn#kcic#utang#kereta cepat#restrukturisasi#psbi#cdb
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya