Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Arab Saudi Marah Serangan Houthi Lukai 73 Orang

Selasa, 8 September 2026, 16:40 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Arab Saudi mengutuk serangan drone dan rudal kelompok Houthi Yaman yang melukai 73 orang serta menargetkan fasilitas energi di wilayah selatan kerajaan hingga memicu kebakaran. Riyadh menegaskan akan mengambil semua tindakan untuk mempertahankan kedaulatannya dan menyerukan penghentian segera eskalasi termasuk serangan terhadap pelayaran. Houthi mengklaim serangan menghantam Bandara Abha, pangkalan udara King Khalid, dan fasilitas Aramco di Abha dan Jizan, di tengah pertempuran dekat Selat Bab al-Mandab yang menewaskan lebih dari 300 orang.

Poin-Poin Utama

  • Arab Saudi kutuk serangan drone-rudal Houthi yang melukai 73 orang.
  • Saudi ancam ambil semua tindakan demi kedaulatan negara.
  • Kementerian Luar Negeri Saudi minta eskalasi Houthi dihentikan segera termasuk serangan terhadap pelayaran.
  • Serangan Selasa (8/9) targetkan fasilitas energi di selatan Saudi, picu kebakaran.
  • Beberapa instalasi sektor energi sempat berhenti operasi akibat serangan.
  • Sumber Kementerian Energi Saudi konfirmasi fasilitas dan instalasi jadi sasaran pagi itu.
  • Houthi klaim serangan hantam Bandara Internasional Abha, pangkalan udara King Khalid, dan fasilitas Aramco di Abha-Jizan.
  • Aramco perusahaan minyak raksasa milik pemerintah Saudi jadi target.
  • Pertempuran dekat pantai Laut Merah tewaskan lebih dari 300 orang.
  • keluarga mengungsi akibat pertempuran dekat Selat Bab al-Mandab.
  • Houthi berusaha rebut wilayah perbatasan Selat Bab al-Mandab.
  • Selat Bab al-Mandab pintu masuk selatan Laut Merah jalur vital ekspor minyak Saudi.
  • Blokade Iran terhadap Selat Hormuz terjadi sejak perang AS-Iran.
  • Kelompok Houthi pemberontak Yaman didukung Iran.
  • Laporan berasal dari kantor berita AFP dan media resmi Saudi SPA.
Tagar Terkait
#iran#arab saudi#houthi#yaman#energi#laut merah#aramco#serangan rudal#serangan drone
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya