Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Tekno Netral

Erupsi Gunung Anak Krakatau Terpantau Satelit dari Luar Angkasa

Kamis, 10 September 2026, 10:41 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda meletus sejak 4 September 2026 dan terekam oleh satelit Landsat 8 (NASA/USGS) yang menunjukkan kolom abu vulkanik membumbung ke atmosfer. Citra satelit berperan penting dalam mitigasi bencana melalui pemetaan penyebaran abu untuk keselamatan penerbangan, evaluasi area terdampak, serta penyediaan data spasial guna mengantisipasi bahaya sekunder seperti tsunami. Pemantauan dari orbit terus dilakukan untuk mengantisipasi erupsi susulan dan menjaga keselamatan masyarakat pesisir.

Poin-Poin Utama

  • Gunung Anak Krakatau mulai meletus pada 4 September 2026.
  • Erupsi terekam oleh satelit Landsat 8 pada 5 September.
  • Landsat 8 dioperasikan bersama oleh NASA dan USGS.
  • Gunung Anak Krakatau terletak di Selat Sunda.
  • Kolom abu vulkanik dan asap tebal membumbung tinggi ke atmosfer.
  • Citra satelit memantau penyebaran abu vulkanik di atas perairan Indonesia.
  • Peta penyebaran abu membantu keselamatan jalur penerbangan internasional dan domestik.
  • Evaluasi area terdampak memberikan cakupan visual lontaran material vulkanik.
  • Data satelit digunakan untuk mitigasi bencana seperti potensi gelombang tinggi atau tsunami.
  • Aktivitas gunung mendapat perhatian dari lembaga vulkanologi lokal dan komunitas sains global.
Tagar Terkait
#gunung anak krakatau#erupsi#mitigasi bencana#nasa#citra satelit#landsat 8
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya