Tegaskan Komitmen Pembangunan Inklusif, Gubernur Kalimantan Selatan Raih Penghargaan Pemberdayaan Perempuan
Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin meraih penghargaan The Sraya Recognition for Women Empowerment & Inclusive Growth atas komitmennya terhadap pemberdayaan perempuan dan pembangunan inklusif yang mencakup perlindungan anak, penguatan UMKM, serta perluasan akses pendidikan dan layanan dasar. Penghargaan ini didasarkan pada berbagai program 10 Janji Gubernur yang membuka kesempatan ekonomi bagi perempuan dan pembentukan forum bersama dengan berbagai pihak untuk penanganan kekerasan dan kejahatan siber terhadap perempuan dan anak di lingkungan pendidikan.
Poin-Poin Utama
- Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menerima penghargaan The Sraya Recognition for Women Empowerment & Inclusive Growth.
- Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian Apresiasi Perempuan Berpengaruh Sraya Nusantara 2026.
- Acara penghargaan diselenggarakan oleh media nasional donadona.id di Jakarta pada 11 September 2026.
- Penghargaan ini diberikan kepada kepala daerah laki-laki yang kebijakan Dampaknya signifikan bagi perempuan dan masyarakat rentan.
- Kebijakan Gubernur Muhidin menempatkan pemberdayaan perempuan, perlindungan anak, penguatan UMKM, serta perluasan akses pendidikan dan layanan dasar sebagai prioritas pembangunan daerah inklusif.
- Program prioritas Gubernur Muhidin fokus pada pemberdayaan perempuan di bidang pendidikan, kesehatan, dan UMKM.
- Sebanyak 10 Janji Gubernur memiliki keterkaitan langsung dengan kehidupan perempuan dan keluarga.
- Penguatan ketahanan pangan dan ekonomi kreatif menjadi ruang bagi berkembangnya UMKM yang banyak digerakkan perempuan.
- Peningkatan akses pendidikan, kesehatan, dan jaminan sosial diarahkan untuk memperkuat kualitas hidup ibu dan anak.
- Program Paket A, B, dan C membuka kesempatan pendidikan kesetaraan bagi perempuan di wilayah pelosok.
- Jembatan Pulau Laut diproyeksikan memperkuat konektivitas sekaligus membuka akses pasar bagi pelaku UMKM di wilayah kepulauan.
- Pemprov Kalselt, Kepolisian Daerah Kalselt, Kementerian Agama, dan 21 perguruan tinggi menandatangani nota kesepahaman untuk membentuk forum pencegahan kekerasan dan kejahatan siber terhadap perempuan dan anak pada 27 Juli 2026.
- Ancaman terhadap perempuan dan anak di ruang digital meliputi perundungan siber, pelecehan seksual berbasis elektronik, penyalahgunaan data pribadi, penipuan digital, dan konten yang berdampak pada perkembangan mental anak.
- Pada Hari Anak Nasional 2026 di Banjarbaru, Kemendagri Kalselt memberi ruang bagi Suara Anak Daerah untuk menyampaikan aspirasi.
- Pelibatan suara anak dalam pembangunan bertujuan menciptakan pembangunan yang partisipatif, inklusif, tepat sasaran, dan ramah anak.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Tempo News.