Sepotong Thomas Mueller dalam Raphinha Versi Hansi Flick
Raphinha menjelma menjadi pusat permainan menyerang Barcelona setelah mencetak 12 gol dalam tujuh laga Liga Spanyol, termasuk hattrick saat membawa Barca menang 3-1 atas Sevilla. Pelatih Hansi Flick memberikan kebebasan kepada Raphinha untuk membaca dan menyerang ruang kosong, pola permainan yang sama dengan yang diterapkan kepada Thomas Mueller saat menangani Bayern Muenchen dan timnas Jerman. Kemampuan menafsirkan ruang tanpa bola ini menjadikan Raphinha berbahaya karena ia dapat menempatkan diri di titik sulit dijaga sebelum ruang tersebut terbuka sepenuhnya.
Poin-Poin Utama
- Barcelona meraih kemenangan 3-1 atas Sevilla pada dini hari WIB tanggal 20 September 2026.
- Laga berlangsung di Stadion Ramon Sanchez-Pizjuan, markas Sevilla.
- Youssouf Fofana membuka skor untuk Sevilla pada menit ke-19.
- Raphinha menyamakan kedudukan hanya empat menit setelah gol Fofana.
- Raphinha mencatatkan hattrick dengan dua gol di babak kedua.
- Hattrick tersebut merupakan yang kedua bagi Raphinha sepanjang musim ini.
- Raphinha sebelumnya juga mencetak hattrick saat melawan tim promosi Racing Santander.
- Total gol Raphinha musim ini telah mencapai 12 dari tujuh laga Liga Spanyol.
- Pelatih Hansi Flick memuji Raphinha sebagai pemimpin yang memberikan segalanya.
- Raphinha bertransformasi dari sekadar penyerang sayap menjadi pusat permainan menyerang Barcelona.
- Thomas Mueller dijuluki raumdeuter akibat kemampuannya menafsirkan ruang di antara pertahanan lawan.
- Flick pernah menangani Mueller di Bayern Muenchen pada musim 2019-2020.
- Barcelona meraih trigelar bersama Flick dan Mueller pada musim tersebut.
- Flick memberi Raphinha kebebasan bergerak ke berbagai area lapangan seperti kemampuan Mueller.
- Gol pertama Raphinha berawal dari umpan vertikal Andreas Christensen yang menembus lini pertahanan Sevilla.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.