Beranda Senin, 21 September 2026

!online

Daerah Netral

Karhutla Masih Landa 3 Gunung di Jatim, 1.500 Hektare Hangus

Minggu, 20 September 2026, 13:03 WIB Sumber: CNN
Ukuran:

Kebakaran hutan dan lahan masih melanda tiga gunung di Jawa Timur, yakni Gunung Kawinajang, Gunung Buthak, dan Gunung Wilis, dengan total luas terdampak sekitar 1.509 hektar. Tim pemadam gabungan melakukan upaya pemadaman melalui jalur darat dengan pembuatan sekat bakar dan jalur udara menggunakan Helikopter PK-DAP yang telah menjatuhkan ribuan liter air untuk pemboman air. Tantangan utama adalah medan yang sangat ekstrem, titik api yang sulit dijangkau, serta kondisi cuaca berkabut yang mengganggu operasi pemadaman.

Poin-Poin Utama

  • Kebakaran hutan dan lahan masih melanda tiga gunung di Jawa Timur pada 19 September.
  • Tiga gunung terdampak adalah Gunung Kawinajang, Gunung Buthak, dan Gunung Wilis.
  • Luas area terbakar di Gunung Kawinajang dan Gunung Buthak mencapai kurang lebih 1.459 hektar.
  • Luas wilayah terdampak di Gunung Wilis tercatat sekitar 50 hektar.
  • Tim pemadam gabungan terdiri dari BPBD Provinsi Jawa Timur, BPBD kabupaten, Perhutani, relator, dan asosiasi warga.
  • Helikopter PK-DAP berkapasitas bucket air 1.000 liter melakukan water bombing.
  • Total air yang dijatuhkan pada dua sortie pertama mencapai 3.000 liter.
  • Kabut menjadi kendala utama dalam operasi pemadaman udara.
  • Kepulan asap masih terpantau di wilayah Gunung Kawinajang.
  • Banyak titik api berada di luar jangkauan petugas darat.
  • Tim darat membuat sekat bakar di wilayah Gunung Malang.
  • Gunung Wilis masuk wilayah administratif Kabupaten Nganjuk.
  • Medan terjal dan curam menyulitkan akses pemadaman manual di Gunung Wilis.
  • Masyarakat, personel darat, dan pedagang bersama-sama membuat sekat bakar.
  • Tim gabungan memantau pergerakan api dari jarak jauh karena tebing yang curam.
Tagar Terkait
#karhutla#kebakaran hutan#bpbd#jawa timur#penanggulangan bencana#gunung
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya