Menhut pastikan kesiapan mitigasi karhutla di kawasan konservasi
Menteri Kehutanan memastikan kesiapan mitigasi kebakaran hutan dan lahan di kawasan konservasi melalui Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi), pos pantau, tim gabungan lintas instansi, operasi modifikasi cuaca, dan helikopter water bombing. Penguatan perlindungan kawasan konservasi penting karena memiliki keanekaragaman hayati yang harus dijaga, salah satunya Taman Nasional Way Kambas di Lampung yang didukung 17 anggota Manggala Agni dan 44 polisi kehutanan beserta sarana pemadaman. Taman Nasional Way Kambas juga sedang berproses menjadi badan layanan umum sebagai bagian dari penguatan tata kelola dan pembiayaan taman nasional.
Poin-Poin Utama
- Menhut Raja Juli Antoni memastikan kesiapan mitigasi karhutla di kawasan konservasi.
- Mitigasi aktif dilakukan melalui Sistem Pemantauan Karhutla (SiPongi).
- Kementerian juga membangun pos pantau karhutla dan membentuk tim gabungan lintas instansi.
- Penanganan karhutla melibatkan pemadaman darat, water bombing, dan operasi modifikasi cuaca.
- Taman Nasional Way Kambas terletak di Lampung dan menjadi perhatian pemerintah.
- Taman Nasional Way Kambas berproses menjadi badan layanan umum.
- TNWK didukung 17 anggota Manggala Agni dan 44 polisi kehutanan.
- Sarana mitigasi TNWK meliputi tujuh kendaraan roda empat dan 33 kendaraan roda dua serta tiga.
- TNWK juga menyiagakan delapan set mesin pompa beserta kelengkapannya.
- Sebanyak 60 jetshooter dan dua tenda disiapkan untuk operasional mitigasi.
- Menhut menerima kunjungan Duta Besar Norwegia Kaja Gloom dalam rangka pengecekan kesiapan mitigasi.
- Penguatan perlindungan kawasan konservasi penting karena memiliki keanekaragaman hayati tinggi.
- Pengelolaan taman nasional dikembangkan melalui skema Pembiayaan Taman Nasional.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Antara News.