1.487 Sekolah NTT Direvitalisasi Usai Gempa, Anggaran Rp 1,2 T Disiapkan
Kemendikdasmen menyiapkan anggaran Rp 1,2 triliun untuk merevitalisasi 1.487 satuan pendidikan di NTT sebagai bagian pemulihan pendidikan pascabencana gempa bumi. Abdul Mu'ti juga mengklarifikasi bahwa viral sekolah di NTT yang menerima smart board tanpa listrik tidak sepenuhnya akurat, karena sekolah tersebut memiliki beberapa ruang kelas yang masih berfungsi dan IFP yang aktif. Program digitalisasi sekolah meliputi pemberian IFP, pelatihan guru, laptop, akses jaringan internet melalui Starlink, serta pembangunan jaringan listrik dengan skema panel surya dan kerja sama PLN.
Poin-Poin Utama
- 1.487 satuan pendidikan di NTT akan direvitalisasi oleh Kemendikdasmen.
- Anggaran sebesar Rp 1,2 triliun disiapkan untuk program revitalisasi.
- Revitalisasi dilakukan sebagai bagian dari pemulihan pendidikan pascabencana gempa di NTT.
- Mendikdasmen Abdul Mu'ti menyampaikan program tersebut dalam rapat bersama Komisi X DPR.
- Perbaikan menyasar bangunan sekolah dengan kerusakan berat dan ruang belajar darurat.
- SDN Mboeng menjadi salah satu sekolah yang akan direvitalisasi.
- Abdul Mu'ti mengklarifikasi kabar viral tentang smart board tanpa listrik di SDN NTT.
- SDN yang viral memiliki beberapa ruang kelas yang masih berfungsi.
- Hanya satu ruang kelas yang tidak berfungsi dan masuk dalam kategori rusak.
- IFP dan smart board di sekolah tersebut tetap berfungsi normal.
- Program digitalisasi pendidikan terdiri dari empat komponen utama.
- Komponen digitalisasi meliputi IFP, pelatihan guru, laptop, dan akses jaringan.
- Akses jaringan terbagi menjadi jaringan internet dan jaringan listrik.
- Jaringan internet di daerah 3T menggunakan teknologi Starlink.
- PLN diajak bekerja sama untuk pembangunan jaringan listrik baru di sekolah.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.