TNI Diterjunkan Tanggulangi Dampak Banjir Bandang dan Longsor di Solok
Jajaran TNI mengerahkan ratusan personel dari Kodam III/BB dan Batalyon TP 951/PM untuk menangani dampak banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat, yang terjadi pada Senin malam akibat hujan deras. Pasukan berfokus pada evakuasi warga, pencarian dua korban yang belum ditemukan, serta pembukaan akses jalan utama Padang-Solok yang tertimbun material bebatuan dan lumpur. Alat berat juga diterjunkan ke pemukiman yang mengalami kerusakan parah untuk mempercepat proses penanganan darurat.
Poin-Poin Utama
- TNI mengerahkan ratusan personel ke lokasi banjir bandang di Kabupaten Solok, Sumatra Barat.
- Pengerahan pasukan dimulai sejak Senin malam (21/9) dan berlanjut keesokan harinya.
- Pasukan yang diterjunkan berasal dari unsuran gabungan TNI.
- Komandan Korem 032 Wirabraja Brigjen TNI Aji Mimbarno memimpin operasi penanganan.
- Tugas utama personel TNI meliputi evakuasi warga dan pencarian korban hilang.
- Dua warga belum ditemukan pascakejadian banjir bandang.
- Banjir bandang membawa material berupa bebatuan, pasir, dan endapan lumpur tebal.
- Material banjir telah memutus akses jalan utama Padang dengan Solok.
- TNI berfokus pada pembersihan material untuk memulihkan akses transportasi.
- Kodim 0309/Solok menerjunkan alat berat ke pemukiman warga yang rusak parah.
- Bencana terjadi di wilayah Arosuka, Kabupaten Solok.
- Hujan dengan intensitas lebat mengguyur wilayah tersebut sejak Senin pukul 18.00 WIB.
- Banjir bandang menghantam kawasan setempat pada pukul 20.00 WIB.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.