Profil Sirajudin Lasena, Bupati Bolmut yang Ditangkap KPK
Komisi Pemberantasan Korupsi menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena bersama 13 orang lainnya dalam operasi tangkap tangan yang berkaitan dengan proyek infrastruktur di Kabupaten Bolmut. Sirajudin lahir pada 8 Januari 1975 di Boroko, memiliki latar belakang pendidikan hingga jenjang doktor di Universitas Gadjah Mada dan Universitas Negeri Gorontalo, serta pengalaman organisasi antara lain sebagai Ketua KNPI dan Presidium KAHMI. KPK saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap seluruh pihak yang diamankan di Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo untuk mendalami konstruksi perkara sebelum menyampaikan rincian lebih lanjut.
Poin-Poin Utama
- KPK melakukan operasi tangkap tangan di Bolaang Mongondow Utara, Sulawesi Utara.
- Sirajudin Lasena terjaring dalam operasi tangkap tangan KPK.
- Operasi tangkap tangan diduga berkaitan dengan proyek infrastruktur di Kabupaten Bolmut.
- Sirajudin Lasena lahir di Boroko, Sulawesi Utara pada 8 Januari 1975.
- Sirajudin Lasena memenangkan pilkada bersama Mohammad Aditya Pontoh sebagai wakil bupati.
- Sirajudin Lasena merupakan anak kedelapan dari sembilan bersaudara.
- Sirajudin Lasena lulus dari SMEA Negeri Palu pada tahun 1995.
- Sirajudin Lasena meraih gelar M.Ec.Dev. dari Universitas Gadjah Mada.
- Sirajudin Lasena mengambil program doktor di Universitas Negeri Gorontalo.
- Sirajudin Lasena pernah menjabat sebagai Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia.
- Sirajudin Lasena menjadi Majelis Pertimbangan BKPRMI pada 2015.
- Sirajudin Lasena bergabung sebagai anggota Presidium KAHMI pada 2016.
- Sirajudin Lasena memimpin PTMSI Bolaang Mongondow Utara pada 2022 hingga 2024.
- Sirajudin Lasena menjabat sebagai Penjabat Bupati Bolaang Mongondow Utara periode 2023-2024.
- KPK mengamankan 14 orang dalam operasi yang dilakukan di Jakarta, Sulawesi Utara, dan Gorontalo.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.