Cegah Pungli, Polri Siapkan Layanan Cetak SKCK Mandiri Tahun Depan
Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Polri siapkan mesin anjungan mandiri untuk pencetakan SKCK yang akan diuji coba pada 2027 di Jakarta sebagai upaya mencegah pungutan liar dengan menghilangkan pertemuan langsung antara pemohon dan petugas. Sistem ini terintegrasi dengan Super Apps Polri dan terhubung dengan berbagai kementerian dan lembaga seperti Dukcapil, Bareskrim, dan BPJS Kesehatan melalui platform Sistem Penghubung Layanan Pemerintah dari Komdigi. Pemohon cukup mengisi data secara dalam jaringan, lalu mencetak blangko SKCK menggunakan barcode di mesin anjungan tanpa perlu datang ke kantor polisi.
Poin-Poin Utama
- Baintelkam Polri menyiapkan mesin anjungan mandiri untuk pencetakan SKCK pada 2027.
- Mesin anjungan mandiri dirancang untuk mencegah pungutan liar dengan menghilangkan pertemuan pemohon dan petugas.
- Layanan SKCK full online telah dimaksimalkan sejak 2025 melalui platform Super Apps Polri.
- Masyarakat cukup mengisi data secara daring, lalu mencetak SKCK di mesin anjungan menggunakan barcode.
- Polri akan menguji coba 10 unit mesin anjungan di wilayah Jakarta pada 2027.
- Uji coba tersebut untuk mematangkan kesiapan infrastruktur dan jaringan internet.
- Database SKCK dalam Super Apps Polri terintegrasi dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri.
- Database juga terkoneksi dengan Ditjen Pemasyarakatan, Bareskrim Polri, dan BPJS Kesehatan.
- Komdigi menyediakan Sistem Penghubung Layanan Pemerintah sebagai infrastruktur digital publik.
- Data SKCK tetap berada di lingkungan Polri sebagai single source of truth.
- Komdigi melakukan audit keamanan TIK secara berkala bersama BSSN.
- Audit keamanan menerapkan prinsip zero tolerance terhadap celah keamanan.
- Digitalisasi pelayanan publik menerapkan prinsip once-only policy.
- Prinsip once-only policy bertujuan memangkas birokrasi pelayanan masyarakat.
- Sekretaris Jenderal Komdigi Ismail mengapresiasi terobosan Baintelkam Polri.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.