Beranda Jumat, 25 September 2026

!online

Nusantara Netral

Pemkab Sidoarjo Dorong Opsi 6 Jalur Flyover Gedangan Atasi Macet 30 Tahun

Rabu, 23 September 2026, 17:08 WIB Sumber: Media Indonesia
Ukuran:

Pemkab Sidoarjo secara resmi mendorong opsi pembangunan enam jalur pada Flyover Gedangan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi titik jenuh kemacetan yang diprediksi tercapai dalam 30 tahun ke depan. Desain enam jalur dibagi menjadi tiga jalur di sisi timur dan tiga jalur di sisi barat, sekaligus menghindari kerumitan pembebasan lahan di masa mendatang serta menyelaraskan diri dengan rencana pembangunan jalur ganda kereta api PT KAI pada 2027. Namun, penyelesaian Detail Engineering Design flyover tersebut masih tertahan karena belum tercapainya kesepahaman final terkait pemanfaatan lahan milik PT KAI, sehingga koordinasi lanjutan dengan pihak PT KAI diperlukan untuk merealisasikan proyek ini.

Poin-Poin Utama

  • Pemerintah Kabupaten Sidoarjo secara resmi mendorong opsi enam jalur pada proyek Flyover Gedangan.
  • Proyek ini merupakan solusi jangka panjang untuk mengatasi kemacetan selama 30 tahun di titik Gedangan.
  • Rapat koordinasi penyesuaian DED Flyover Gedangan berlangsung di ruang Delta Wicaksana Setda Sidoarjo pada 22 September.
  • Rapat melibatkan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional Wilayah V Jawa Timur-Bali.
  • Desain enam jalur dibagi menjadi tiga jalur sisi timur dan tiga jalur sisi barat.
  • Tiga jalur sisi timur melayani arus kendaraan dari Surabaya menuju Sidoarjo.
  • Tiga jalur sisi barat melayani arus kendaraan dari Sidoarjo menuju Surabaya.
  • Mahmud, Kepala Dinas PU Bina Marga dan Sumber Daya Air Sidoarjo, memaparkan desain enam jalur dalam rapat.
  • Opsi enam jalur memiliki titik jenuh hingga 30 tahun sesuai perhitungan teknis.
  • Opsi empat jalur hanya memiliki titik jenuh hingga 15 tahun.
  • Skema enam jalur bertujuan menghindari kebutuhan pembebasan lahan warga di masa mendatang.
  • Pembebasan lahan di masa mendatang diprediksi akan jauh lebih sulit dan berbiaya tinggi.
  • PT KAI dijadwalkan membangun jalur ganda kereta api untuk proyek SRRL pada tahun 2027.
  • Penyesuaian DED Flyover Gedangan dilakukan untuk menyelaraskan dengan rencana pembangunan jalur ganda PT KAI.
  • Indi Sasongko dari Satker P2JN Provinsi Jawa Timur memberikan dukungan teknis terhadap skema enam jalur.
Tagar Terkait
#infrastruktur#pt kai#kemacetan#flyover gedangan#pemkab sidoarjo#bbpjn
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya