Dari Riset ke Dunia Nyata, 50 Inovasi Dipertemukan dengan Industri dan Pemerintah di UT
Universitas Terbuka melalui Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh mempertemukan 50 produk riset dan inovasi dengan berbagai pihak seperti akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan media dalam sebuah pameran dan seminar. Kegiatan ini menerapkan pendekatan pentahelix yang melibatkan lintas sektor untuk mendorong hilirisasi riset agar tidak berhenti sebagai temuan, tetapi dapat dikembangkan sesuai kebutuhan di lapangan. Rector Prof. Dr. Ali Muktiyanto menegaskan perguruan tinggi berperan sebagai pusat inovasi yang menghasilkan terobosan relevan bagi masyarakat.
Poin-Poin Utama
- Universitas Terbuka menggelar acara "Gelar Hasil Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh".
- Sejumlah 50 produk riset dan inovasi ditampilkan dalam pameran tersebut.
- Pusat Riset dan Inovasi Pendidikan Jarak Jauh Universitas Terbuka menjadi pelaksana kegiatan.
- Peserta berasal dari berbagai unsur meliputi akademisi, peneliti, pemerintah, dunia usaha, praktisi, sekolah, dan media.
- Aktivitas mencakup pameran, seminar, diskusi hasil riset, dan showcase.
- Sebanyak 20 stan diisi peneliti Universitas Terbuka yang melakukan hilirisasi riset.
- Peserta exhibitor antara lain Jakarta Smart City, Universitas Andalas, Universitas Padjadjaran, Binus ASO School of Engineering, dan Politeknik Negeri Media Kreatif.
- Mitra instansi yang terlibat meliputi Gramedia Printing, ESDA, EICI, dan IFT.
- Sektor industri diwakili oleh PT Ezra Robotics Teknologi dan PT Erlass Prokreatif Indonesia.
- Tujuh sekolah menengah ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
- Unsur media hadir melalui Nusantara TV dan INews.
- Pendekatan pentahelix diterapkan dengan mempertemukan lima unsur yaitu akademisi, dunia usaha, pemerintah, komunitas, dan media.
- Prof. Dr. Arif Satria selaku Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional memberikan keynote speech.
- Talkshow "Deep Innovation, Broad Impact" menghadirkan narasumber dari Kemendiktisaintek, Kementerian Hukum, dan Indonesia Future Technology Group.
- Rector Universitas Terbuka Prof. Dr. Ali Muktiyanto menekankan perguruan tinggi sebagai pusat inovasi yang menghasilkan terobosan bagi masyarakat.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.