Houthi Ancam Serang Kepentingan AS Jika Ikut Campur Dukung Arab Saudi
Mandab yang telah dikuasai Houthi bulan ini. Arab Saudi, yang mendukung pemerintah Yaman yang diakui secara internasional, telah meminta bantuan militer dari AS dan komunitas internasional untuk menghadapi kelompok tersebut. Konflik ini memperhadapkan sekutu Washington dan Teheran secara langsung di tengah ketegangan yang terus meningkat di kawasan Teluk.
Poin-Poin Utama
- Penasihat militer Houthi mengancam menyerang kepentingan Amerika Serikat di Timur Tengah jika Washington ikut intervensi mendukung Arab Saudi.
- Kelompok Houthi telah menguasai Selat Bab al-Mandab yang merupakan pintu gerbang menuju Laut Merah dan Terusan Suez.
- Arab Saudi telah meminta bantuan militer dari Amerika Serikat dan komunitas internasional untuk melawan kelompok Houthi.
- Arab Saudi melancarkan serangan terhadap Houthi sejak perang saudara Yaman kembali berkecamuk pada bulan Juli.
- Penasihat militer Houthi Abed Mohammed al-Thawr menyatakan bahwa intervensi militer Amerika di Selat Bab al-Mandab adalah garis merah.
- Houthi menyatakan blokade maritim terhadap kapal-kapal Saudi di Laut Merah.
- Houthi berhasil mendesak mundur pasukan pemerintah yang didukung Saudi dari wilayah pesisir Laut Merah Yaman.
- Drone dan rudal Houthi menargetkan wilayah Saudi termasuk ibu kota Riyadh untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun.
- Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman meminta bantuan kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk memerangi Houthi.
- Permintaan bantuan dari Putra Mahkota Saudi kepada Trump untuk melawan Houthi ditolak menurut laporan dari Amerika Serikat.
- Houthi menyatakan Arab Saudi melancarkan ratusan serangan di Yaman sejak runtuhnya gencatan senjata empat tahun pada Juli.
- Juru bicara militer Houthi Yahya Saree mengatakan Riyadh melakukan 52 serangan terhadap Yaman dalam 24 jam.
- Serangan udara Saudi menewaskan 10 orang dan melukai 14 orang lainnya di kegubernuran Taiz dan Al-Jawf.
- Otoritas pertahanan sipil Saudi mengeluarkan peringatan serangan di Jazan dan Najran dekat perbatasan Yaman.
- Houthi merebut ibu kota Sanaa pada tahun 2014, diikuti intervensi koalisi pimpinan Saudi pada tahun berikutnya.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.