Beranda Kamis, 24 September 2026

!online

Kesehatan Negatif

Sekitar 300 Orang di Batang Diduga Keracunan MBG, Bayi dan Orangtua Ikut Jadi Korban

Kamis, 24 September 2026, 13:05 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Sekitar 300 orang di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami gejala keracunan makanan seperti pusing, mual, muntah, dan diare setelah menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis pada 22 September 2026. Korban yang meliputi bayi, pelajar, dan orang tua berasal dari 11 lembaga pendidikan yang keseluruhannya menerima MBG dari satu dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi yang sama. Pemerintah Kabupaten Batang menanggung biaya perawatan seluruh korban, menghentikan sementara operasional dapur tersebut, dan menunggu hasil pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui penyebab pasti keracunan dengan telur sebagai salah satu menu yang dicurigai.

Poin-Poin Utama

  • Sekitar 300 orang di Kecamatan Bawang, Kabupaten Batang, mengalami gejala keracunan setelah menyantap MBG.
  • Korban meliputi bayi berusia 10 bulan, pelajar, dan orangtua.
  • Gejala keracunan yang dialami meliputi pusing, mual, muntah, dan diare.
  • Gejala keracunan mulai dirasakan pada hari Selasa dan semakin parah pada hari Rabu.
  • Sebelas lembaga pendidikan di Kecamatan Bawang terdampak keracunan MBG.
  • Total penerima manfaat dari dapur SPPG yang melayani lembaga tersebut mencapai sekitar 2.700 orang.
  • Olahan telur menjadi salah satu menu yang dicurigai sebagai penyebab keracunan.
  • Operasional SPPG yang menyuplai MBG untuk 11 lembaga pendidikan dihentikan sementara.
  • Dinas Kesehatan Batang melakukan pemeriksaan sampel MBG untuk mengetahui penyebab keracunan.
  • Sebanyak 11 lembaga pendidikan yang terdampak meliputi SDN 1 Bawang, SDN 3 Bawang, TK Pertiwi, MA Sunan Kalijaga, MTs Sunan Kalijaga, TK Kuncup Mekar, TP Ananda, Pos PAUD Anggrek Mas, TK Qurota Ayun, RA Al Hidayah, dan MI Salafiyah Pasusukan.
  • Kondisi korban berangsur membaik pada hari Kamis pagi.
  • Tidak ada korban jiwa atau meninggal dunia dalam peristiwa keracunan ini.
  • Seluruh biaya perawatan dan pengobatan korban ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Batang.
  • Tenaga kesehatan dan ambulans disiagakan untuk mengantisipasi kemungkinan penambahan korban.
  • Kegiatan belajar mengajar di 11 lembaga pendidikan tetap berjalan normalidad.
Tagar Terkait
#mbg#makan bergizi gratis#jawa tengah#sppg#keracunan makanan#kabupaten batang#satuan pelayanan pemenuhan gizi
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya