Beranda Kamis, 24 September 2026

!online

Khazanah Netral

Ayat Alquran Tulisan Tangan Presiden Suriah di Undangan PBB dan Candaan dengan Trump

Kamis, 24 September 2026, 14:13 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Sharaa menuliskan Surah At-Taubah ayat 105 dalam buku tamu PBB pada Sidang Majelis Umum ke-81 di New York. Dalam pidatonya, ia menekankan upaya menyatukan dan membangun kembali Suriah di tengah tantangan besar di bidang keamanan, ekonomi, dan sosial akibat perang selama hampir 14 tahun. Al-Sharaa juga menyampaikan candaan kepada Presiden AS Donald Trump agar memberikan New Jersey kepada Israel.

Poin-Poin Utama

  • Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa menulis ayat Al-Qur'an dalam buku tamu Sekretaris Jenderal PBB.
  • Peristiwa ini terjadi pada hari Rabu, 24 September 2026.
  • Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Sidang ke-81 Majelis Umum PBB.
  • Sidang Majelis Umum PBB diselenggarakan di New York.
  • Ayat yang ditulis adalah Surah At-Taubah ayat 105.
  • Ayat tersebut berbunyi 'وقل اعملوا فسيرى اللهُ عملَكم ورسولُه والمؤمنون' yang artinya 'Dan katakanlah, Bekerjalah kamu, maka Allah akan melihat pekerjaanmu, begitu juga Rasul-Nya dan orang-orang mukmin.'
  • Al-Sharaa menyampaikan pidato di hadapan Majelis Umum PBB.
  • Dalam pidatonya, ia menekankan upaya menyatukan Suriah dan memulai tahap pembangunan.
  • Ia mempresentasikan capaian yang telah diraih di Suriah selama satu tahun terakhir.
  • Al-Sharaa menghadiri sidang PBB bersama Menteri Luar Negeri dan Ekspatriat Asaad Hassan al-Shaibani.
  • Al-Sharaa memimpin Suriah di tengah tantangan besar di bidang keamanan, ekonomi, dan sosial.
  • Tantangan tersebut merupakan dampak dari perang yang berlangsung selama hampir 14 tahun.
  • Al-Sharaa bergurau kepada Presiden Amerika Serikat Donald Trump agar memberikan New Jersey kepada Israel.
  • Dataran Tinggi Golan merupakan milik rakyat Suriah menurut Al-Sharaa.
Tagar Terkait
#pbb#trump#suriah#ahmed al-sharaa#ayat alquran#dataran tinggi golan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya