Sumut Darurat Vape Berisi Narkoba, Jadi Pintu Masuk Penyelundupan hingga Tempat Produksi
Kepolisian Daerah Sumatera Utara menangkap kurir berinisial R dengan 668 vape mengandung narkoba jenis etomidate yang masuk melalui pelabuhan tikus di Tanjung Balai. Polisi juga membongkar industri rumahan penghasil vape narkoba di Medan yang bahan baku etomidate-nya dugaan diselundupkan dari Kamboja, dengan satu botol berisi 1.350 mililiter etomidate yang dapat diolah menjadi 150-175 kartrid vape. Etomidate merupakan narkotika golongan II yang menimbulkan efek hilang kesadaran, euforia, dan tubuh bergetar, serta berpotensi menyebabkan ketergantungan dan kerusakan otak.
Poin-Poin Utama
- Sumatera Utara menjadi pusat peredaran vape mengandung narkoba jenis etomidate.
- Vape narkoba masuk melalui pelabuhan tikus di Tanjung Balai.
- Polisi menangkap kurir berinisial R (30) saat membawa 668 vape mengandung etomidate.
- Penangkapan dilakukan pada 25 September 2026 di Kota Tanjung Balai.
- Vape narkoba ditemukan di dalam dasbor mobil Toyota Innova BK 1356 RP.
- R mengaku disuruh berinisial M, warga Aceh Tamiang, dengan upah awal Rp 2 juta.
- M belum berhasil ditemukan meskipun polisi telah menuju ke Aceh Tamiang.
- Polda Sumatera Utara membongkar industri rumahan vape narkoba di Medan awal Agustus.
- Polisi menyita 9 botol bahan kimia mengandung 90 persen etomidate.
- Setiap botol berisi 1.350 mililiter etomidate yang dapat membuat 150 hingga 175 kartrid vape.
- Bahan baku narkoba diduga diselundupkan dari Kamboja ke Medan.
- Barang bukti lainnya meliputi nikotin, bahan perasa, alat ukur, dan mesin pengisi kartrid.
- Penggrebekan berawal dari informasi masyarakat tentang barang mencurigakan di belakang sebuah rumah.
- Tersangka berinisial T ditangkap oleh Badan Narkotika Nasional Provinsi Sumatera Utara.
- Etomidate merupakan narkotika golongan II yang menimbulkan hilang kesadaran dan euforia.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.