Lima Kabupaten di Sumatera Utara Dilanda Banjir Bandang dan Puting Beliung
Hujan deras disertai angin kencang menerjang lima kabupaten di Sumatera Utara pada 26 September 2026, memicu banjir bandang dan puting beliung yang merusak permukiman warga di Tapanuli Tengah, Samosir, Deli Serdang, Simalungun, dan Tapanuli Utara dengan tinggi air mencapai lebih dari satu meter. Ribuan keluarga mengungsi dan akses jalan terputus akibat banjir yang melumpuhkan sejumlah wilayah, namun hingga Minggu pagi ketinggian air mulai surut dan tidak ada korban jiwa. Peristiwa ini merupakan banjir kelima di Tapanuli Tengah sejak November 2025, menunjukkan siklus banjir berulang akibat sedimentasi sungai dan kerentanan tanggul di wilayah tersebut.
Poin-Poin Utama
- Hujan deras dan angin kencang menerjang lima kabupaten di Sumatera Utara pada 26 September 2026.
- Banjir menggenangi dua desa dan delapan kelurahan di tujuh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Tengah.
- Tujuh kecamatan yang terdampak di Tapanuli Tengah meliputi Tukka, Kolang, Pandan, Tapian Nauli, Sarudik, Badiri, dan Pinangsori.
- Sungai Sibuluan meluap dan memutus Jembatan Rambing di Bona Lumban, Kecamatan Tukka.
- Ketinggian air banjir di Tapanuli Tengah mencapai lebih dari satu meter.
- Banjir memutus akses Jalan Lintas Sumatera di Kecamatan Badiri.
- Air setinggi sekitar 50 sentimeter merendam permukiman di Kecamatan Sarudik dan Badiri.
- Lima keluarga mengungsi di SMPN 3 Tukka.
- Banjir bandang di Desa Garoga, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir merusak satu rumah dan gudang.
- Empat keluarga di Samosir mengungsi ke rumah saudara terdekatnya.
- Dua puluh rumah terendam di Desa Manunggal, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.
- Satu rumah warga rusak berat akibat luapan Sungai Siboro di Kelurahan Haranggaol, Kabupaten Simalungun.
- Puting beliung merusak atap sembilan rumah di Desa Siabal-abal V, Kabupaten Tapanuli Utara.
- Tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam rangkaian bencana tersebut.
- Banjir di Tapanuli Tengah pada September 2026 merupakan kejadian ke-5 sejak November 2025.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.