Mengintip Resep Kesuksesan K-Pop
Pop bukan fenomena instan, melainkan hasil persiapan matang sejak 1990-an dengan dukungan pemerintah Korea Selatan yang menjadikan industri kreatif sebagai prioritas ekspor karena populasi domestik hanya 50 juta jiwa. Buku "Bagaimana K-Pop Menguasai Dunia?" karya Jungkiu Choi menjelaskan bahwa mesin utama pendapatan K-Pop bukan dari penjualan musik, melainkan dari pernak-pernik merchandise dan kontrak iklan, karena produk yang dijual sesungguhnya adalah si artis itu sendiri.
Poin-Poin Utama
- K-Pop telah dikembangkan dengan strategi matang sejak 1990-an.
- Jungkiu Choi menulis buku berjudul "Bagaimana K-Pop Menguasai Dunia?".
- Buku tersebut diterbitkan oleh Palmerah Syndicate.
- Buku ini bersumber dari disertasi Choi di Universitas Manajemen Singapura.
- Choi meraih gelar doktor pada 2025 dan berusia 60 tahun.
- Choi sehari-hari bekerja sebagai konsultan bisnis di Singapura.
- K-Pop tidak menghasilkan banyak uang dari penjualan musik.
- Konser K-Pop umumnya hanya mampu balik modal.
- Penjualan pernak-pernik merupakan sumber pendapatan utama K-Pop.
- Pernak-pernik diproduksi khusus untuk setiap konser dan seri khusus.
- Fans K-Pop menjaga hubungan emosional melalui pembelian barang terkait.
- Tongkat lampu K-Pop memiliki cip pengirim dan penerima sinyal.
- Tongkat palsu tidak memiliki fitur sinyal tersebut.
- Para penampil K-Pop menerima iklan dari berbagai jenama.
- Produk utama K-Pop adalah si artis itu sendiri.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.