Beranda Selasa, 29 September 2026

!online

Tekno Negatif

Tentang AI, Paus Leo Beda Pendapat dengan Trump

Selasa, 29 September 2026, 13:09 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

Paus Leo XIV menyatakan bahwa potensi kecerdasan buatan untuk menghancurkan dunia bukanlah hoaks, berbeda dengan Presiden AS Donald Trump yang menyebut ketakutan akan bahaya AI sebagai berita palsu semata. Sepanjang 16 bulan masa kepausannya, Paus Leo berulang kali memperingatkan bahwa AI yang tidak terkendali berisiko mengikis martabat kemanusiaan dan harus ada regulasi yang kuat untuk mencegah penyalahgunaan teknologi tersebut. Ia mendesak para pemimpin politik dan industri AI untuk berdialog guna memastikan AI tidak mencapai titik yang dapat memusnahkan umat manusia.

Poin-Poin Utama

  • Paus Leo XIV menyatakan potensi AI dapat menghancurkan dunia bukan hoaks.
  • Trump menganggap ketakutan bahaya AI bagi umat manusia adalah berita palsu.
  • Paus Leo berpendapat kekhawatiran ahli dan spesialis AI tentang bahaya teknologi harus ditanggapi serius.
  • Paus Leo menyampaikan pernyataan kepada jurnalis pada Senin (28/9/2026) saat kembali ke Roma dari kunjungan empat hari ke Perancis.
  • Sepanjang 16 bulan masa kepausannya, Paus Leo berulang kali memperingatkan tentang bahaya AI.
  • Paus Leo berpendapat AI yang tidak terkendali berisiko mengikis martabat kemanusiaan.
  • Paus Leo memperingatkan agar AI tidak disalahgunakan untuk memicu perang.
  • Paus Leo mengkritik CEO perusahaan teknologi yang berpendapat tidak perlu ada aturan pengaman pada teknologi AI.
  • Nvidia telah mengumumkan kemungkinan cara untuk memasukkan aturan pengaman ke dalam model AI tertentu.
  • Paus Leo meragukan implementasi aturan pengaman yang diusulkan Nvidia.
  • Paus Leo mendesak dunia untuk mendorong dialog, kajian, dan penyelidikan guna memastikan AI tidak memusnahkan umat manusia.
  • Sejumlah perusahaan raksasa AI telah menyerukan perlambatan pengembangan teknologi ini.
  • Pada Mei 2026, Paus Leo mengeluarkan ensiklik pertamanya bertajuk Magnifica Humanitas.
  • Ensiklik Magnifica Humanitas membahas tantangan etika, martabat manusia, dan perdamaian di tengah kemajuan teknologi.
  • Tanpa regulasi yang kuat, AI berpotensi mengancam kemanusiaan, martabat kerja, keadilan sosial, dan perdamaian.
Tagar Terkait
#donald trump#ai#openai#meta#google#anthropic#elon musk#nvidia#paus leo xiv#vatikan
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya