Baznas Pastikan Bantuan Pendidikan bagi 1.000 Mahasiswa NTT Tepat Sasaran
Baznas RI bekerja sama dengan organisasi kepemudaan dalam menyalurkan bantuan pendidikan bagi 1.000 mahasiswa asal NTT yang keluarganya terdampak bencana gempa bumi, dengan nominal Rp1 juta per bulan selama tiga bulan. Program ini melibatkan Baznas provinsi di beberapa kota besar dan membuka empat jalur pengumpulan data calon penerima untuk memastikan bantuan tepat sasaran sesuai prinsip aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.
Poin-Poin Utama
- Baznas RI menyalurkan bantuan pendidikan bagi 1.000 mahasiswa asal Nusa Tenggara Timur yang terdampak bencana gempa.
- Bantuan diberikan sebesar Rp1 juta per bulan selama tiga bulan atau total Rp3 juta per orang.
- Pimpinan Pendistribusian, Pendayagunaan, dan Pemberdayaan Baznas RI Idy Muzayyad menyampaikan bantuan ini.
- Baznas bekerja sama dengan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda dalam penyaluran dan penjaringan penerima bantuan.
- Program melibatkan Baznas provinsi di Yogyakarta, Surabaya, Makassar, Semarang, Jakarta, dan Bandung.
- Penyaluran bantuan mengacu pada prinsip tiga aman Baznas yaitu aman syar'i, aman regulasi, dan aman NKRI.
- Bantuan bagi penerima non-Muslim berasal dari dana infak dan sedekah.
- Baznas membuka empat jalur pengumpulan data calon penerima melalui kampus, UPZ, pemerintah, dan OKP.
- OKP berperan menyebarkan informasi program ke seluruh struktur jaringan dan cabangnya.
- OKP memiliki akses untuk mendata anggota yang terdampak gempa bumi.
- Sosialisasi program dilaksanakan pada 29 September melalui keterangan resmi Baznas.
- Bantuan bertujuan membantu mahasiswa tetap melanjutkan pendidikan di tengah kondisi ekonomi keluarga terdampak bencana.
- Idy menyampaikan Baznas akan mengadvokasi pemenuhan bantuan bagi 1.000 mahasiswa.
- Direktur Pemberdayaan Baznas RI Agus Siswanto mengatakan OKP membantu menjaring dan mengidentifikasi warga terdampak.
- Baznas berharap bantuan menjaga keberlanjutan pendidikan mahasiswa selama keluarga memulihkan kondisi pascabencana.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.