Strategi Prabowo Atasi Kebakaran Hutan Tanjung Puting
Presiden Prabowo Subianto memerintahkan penanganan khusus kebakaran hutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah, yang telah meluas hingga sekitar 513,89 hektare dengan titik api tersebar di kawasan rawa yang sulit dijangkau. Pemerintah menyiapkan dukungan 200 pompa air dan anggaran Rp 2 miliar untuk pembuatan 200 titik bor air sebagai kebutuhan mendesak dalam operasi pemadaman. Prabowo juga meminta penambahan 70 ribu polisi hutan dan pelatihan dari Polri untuk memperkuat pencegahan kebakaran di kawasan konservasi.
Poin-Poin Utama
- Presiden Prabowo Subianto meminta penanganan kebakaran hutan di Taman Nasional Tanjung Puting, Kalimantan Tengah.
- Kebakaran baru di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting meliputi luas sekitar 513,89 hektare.
- Pemerintah menyiapkan 200 pompa air untuk mendukung pemadaman kebakaran.
- Anggaran Rp 2 miliar disiapkan untuk pembuatan 200 titik bor air.
- Prabowo memimpin rapat perkembangan penanganan karhutla secara hybrid dari Istana Merdeka, Jakarta.
- Penanganan kebakaran dilakukan melalui penguatan satuan tugas darat.
- Operasi udara terkendala jarak pandang rendah akibat asap tebal.
- Taman Nasional Tanjung Puting merupakan kawasan konservasi yang harus mendapat perhatian serius.
- Prabowo meminta penambahan 70 ribu polisi hutan untuk menjaga kawasan hutan Indonesia.
- Prabowo meminta Polri membantu meningkatkan kapasitas polisi hutan melalui pelatihan.
- Titik api kebakaran tersebar di kawasan rawa yang sulit dijangkau kendaraan.
- Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin melaporkan kondisi kebakaran di Tanjung Puting.
- Kebutuhan pengeboran untuk memperoleh sumber air dilakukan pada kedalaman 10 hingga 15 meter.
- Masyarakat setempat diminta dilibatkan dalam pembuatan titik-titik bor.
- Prabowo menekankan pentingnya penguatan strategi pencegahan agar kebakaran tidak kembali meluas.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Liputan6.