Beranda Rabu, 14 Oktober 2026

!online

Pertanian Netral

Edukasi Biostimulan Diperluas untuk Pertanian Berkelanjutan di Lombok

Rabu, 14 Oktober 2026, 03:03 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 6 kali
Ukuran:

Zentide memberikan edukasi biostimulan berbasis rumput laut tropis kepada 100 petani di Desa Kateng, Lombok Tengah, untuk mendukung praktik pertanian berkelanjutan. Produk Kaylix yang dikembangkan perusahaan telah diuji pada lebih dari 40 jenis tanaman hortikultura dengan potensi pengurangan pupuk kimia hingga 50% dan peningkatan hasil panen hingga 51%. Zentide menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta petani di 38 provinsi Indonesia hingga 2030.

Poin-Poin Utama

  • Edukasi pemanfaatan biostimulan berbasis rumput laut tropis diberikan kepada 100 petani di Desa Kateng, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.
  • Kegiatan diselenggarakan Zentide di UD Maju Tani dalam pertemuan petani bertajuk Big Farmers Meeting.
  • Zentide memperkenalkan produk Kaylix, biostimulan berbasis rumput laut tropis untuk pertanian regeneratif.
  • Pendekatan pertanian regeneratif menekankan pemulihan kesehatan tanah dan pengelolaan sumber daya pertanian secara berkelanjutan.
  • Kaylix telah melalui lebih dari 150 uji coba lapangan pada lebih dari 40 jenis tanaman hortikultura di berbagai wilayah Indonesia.
  • Penggunaan biostimulan berpotensi mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 50% per musim.
  • Penggunaan biostimulan berpotensi meningkatkan hasil panen hingga 51%.
  • Hasil penerapan biostimulan dapat berbeda bergantung pada jenis tanaman, kondisi lahan, dan metode budi daya.
  • Zentide menargetkan dapat menjangkau lebih dari satu juta petani di 38 provinsi Indonesia hingga 2030.
  • Zentide merupakan perusahaan teknologi iklim asal Singapura.
  • Zentide didukung oleh 100x100, pengembang usaha teknologi iklim di Asia Tenggara.
Tagar Terkait
#lombok#pertanian berkelanjutan#biostimulan#rumput laut#zentide
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya