Pembinaan Atlet Usia Muda Butuh Kompetisi Berkelanjutan
AHY menekankan pembinaan atlet muda butuh kompetisi berkelanjutan, bukan agenda sesaat, karena latihan rutin dan pengalaman bertanding diperlukan untuk mengembangkan kemampuan pelajar. Ia berharap turnamen semacam AHY Cup terus berlangsung dengan dukungan pemerintah pusat, Pemprov DKI, dan berbagai pihak, sekaligus menjadi sarana pembentukan sportivitas, disiplin, dan persaudaraan. Dalam turnamen bola voli di GOR Youth Center Otista tersebut, PBV Paja One keluar sebagai juara dan AHY mengusulkan pemain terbaik dikumpulkan dalam tim All Stars untuk bertanding melawan klub LavAni besutan SBY.
Poin-Poin Utama
- AHY ungkapkan pembinaan atlet usia muda butuh kompetisi berkelanjutan.
- Pernyataan sampaikan saat turnamen voli di GOR Youth Center Otista, Jakarta Timur, Ahad (6/9/2026).
- Turnamen AHY Cup diikuti delapan klub voli.
- Sebagian peserta turnamen masih berstatus pelajar SMA.
- Tujuan kompetisi: cari bakat atlet terbaik dari berbagai sumber.
- Nilai yang dibentuk lewat kompetisi: sportivitas, disiplin, semangat, persaudaraan.
- PBV Paja One keluar sebagai juara turnamen.
- AHY usulkan pemain terbaik himpun dalam tim All Stars.
- Tim All Stars direncanakan hadapi klub LavAni.
- Klub LavAni bina Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
- Ketua DPD Partai Demokrat DKI Jakarta Mujiyono sebut turnamen pertemukan atlet dari berbagai wilayah Jakarta.
- Mujiyono juga Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta.
- Turnamen beri ruang persaudaraan di tengah persaingan olahraga.
- AHY minta dukungan pemerintah pusat dan Pemprov DKI Jakarta untuk keberlanjutan pembinaan.
- Pengalaman bertanding rutin disiapkan sebagai tahapan sebelum masuk level kompetisi lebih tinggi.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.