Kapal Motor Mati Mesin di Laut Banggai, Basarnas Kerahkan Tim Pencarian
Kapal motor Balama GT 27 dilaporkan mengalami mati mesin dan hilang kontak di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, saat dalam perjalanan dari pelabuhan Luwuk menuju Kabupaten Taliabu, Maluku Utara, dengan tiga orang penumpang. Basarnas Palu segera mengerahkan tim pencarian yang terdiri dari personel Pos SAR Luwuk dan awak KN SAR Bhisma setelah menerima laporan dari pemilik kapal sekitar pukul 15.36 Wita. Tim SAR gabungan berharap para penumpang dapat segera ditemukan dengan mengutamakan keselamatan dan SOP SAR, sementara kondisi cuaca dilaporkan dalam keadaan baik.
Poin-Poin Utama
- Kapal motor Balama GT 27 mengalami mati mesin di perairan Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
- Basarnas mengerahkan tim pencarian setelah menerima laporan hilang kontak.
- Kapal SAR diberangkatkan pukul 15.54 Wita dari pelabuhan Luwuk.
- Kepala Kantor SAR Palu Muh Rizal menyatakan informasi ini pada Minggu, 13 September 2026.
- Kapal berangkat dari pelabuhan Luwuk menuju Kabupaten Taliabu, Maluku Utara.
- Keberangkatan kapal erfolgt pada Sabtu, 12 September 2026 pukul 01.00 Wita.
- Tiga orang menjadi penumpang kapal tersebut.
- Masalah teknis dialami kapal pada pukul 12.14 Wita, 12 September 2026.
- Laporan dari pemilik kapal diterima Basarnas pukul 15.36 Wita.
- Tiga penumpang, Ismail sebagai nakhoda, Hasan Usman sebagai anak buah kapal, dan La Alami.
- Waktu tempuh ke titik terakhir kapal sebelum hilang kontak diperkirakan sekitar tiga jam.
- Tim gabungan pencarian terdiri dari Pos SAR Luwuk dan awak KN SAR Bhisma.
- Petugas Syahbandar Luwuk, pemilik kapal, dan masyarakat setempat turut bergabung dalam pencarian.
- Rizal meminta tim SAR mematuhi SOP dan mengedepankan keselamatan.
- Kondisi cuaca saat ini dalam keadaan baik.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.