Pascamuktamar ke-35 NU, PCNU Tangsel Dorong PBNU Padukan Kekuatan Ulama dan Teknokrat
35 untuk memadukan kekuatan keulamaan dengan kemampuan teknokratis dan profesional. Ketua PCNU Tangsel Abdullah Mas'ud menilai tantangan NU ke depan memerlukan kemampuan menerjemahkan keputusan muktamar menjadi program konkret bagi jamaah. Ia berharap jajaran Tanfidziyah PBNU diisi figur berpengalaman teknokratis dan manajerial agar keputusan strategis muktamar dapat diimplementasikan.
Poin-Poin Utama
- PBNU memasuki babak baru setelah Muktamar ke-35 NU yang disebut sebagai Muktamar pertama di abad kedua.
- PCNU Kota Tangerang Selatan mendorong kepengurusan baru PBNU memadukan kekuatan keulamaan dengan profesionalisme dan kapasitas teknokratis.
- Ketua PCNU Kota Tangerang Selatan bernama Abdullah Mas'ud.
- Forum Ngopi Senja digelar Sabtu (5/9/2026) sore di Graha Aswaja PCNU Tangsel.
- Forum bertema Rekonstruksi Gerakan Khidmah PCNU Tangsel Pasca Muktamar Pertama di Abad Kedua.
- Tantangan NU ke depan mencakup menjaga tradisi keagamaan dan menerjemahkan keputusan Muktamar menjadi program konkret.
- PCNU Tangsel mendoakan terbentuknya kepengurusan PBNU yang handal, solid, dan menempatkan figur sesuai kapasitas serta kompetensi.
- Jajaran Tanfidziyah berperan sebagai pelaksana kebijakan organisasi PBNU.
- Tanfidziyah perlu diisi figur dengan kemampuan teknokratis, manajerial, dan pengalaman profesional.
- Keputusan dan program strategis hasil Muktamar ditargetkan dapat diimplementasikan oleh kepengurusan baru PBNU.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.