Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Negatif

Tak Hanya Erupsi, Ketika Gunung Dijadikan Bukti Dahsyatnya Peristiwa Hari Kiamat

Senin, 7 September 2026, 13:55 WIB Sumber: Republika Dibaca 2 kali
Ukuran:

Qari'ah, di mana gunung-gunung yang kokoh dihancurkan Allah dan berhamburan seperti bulu tertiup angin. Manusia digambarkan bingung seperti laron yang beterbangan kacau balau tanpa arah. Gambaran ini menjadi peringatan untuk tidak terlena kehidupan dunia dan senantiasa mempersiapkan bekal kebaikan menghadapi hari akhir.

Poin-Poin Utama

  • Article source: REPUBLIKA.CO.ID, Jakarta.
  • Topic: Quranic depiction of mountains crumbling on Judgment Day (Al-Qari'ah).
  • Al-Qari'ah translates as 'the Striking/Calamity,' named for terrifying every person.
  • Mountains symbolize strength but become powerless on Judgment Day.
  • Mountains described as scattered wool blown by wind.
  • Humans described as scattered moths in chaos.
  • Reference verse: QS Al-Qari'ah (Surah 101), verse 4.
  • Arabic phrase cited: يَوْمَ يَكُوْنُ النَّاسُ كَالْفَرَاشِ الْمَبْثُوْثِۙ.
  • Source of interpretation: Tafsir Kementerian Agama (Indonesia's Ministry of Religious Affairs).
  • Tafsir describes two elements revealing Judgment Day's horror: humans and mountains.
  • Humans will run in all directions, confused and ignoring surroundings.
  • Moth-to-light metaphor illustrates humans' aimless, bewildered state.
  • True nature of Al-Qari'ah stated as very difficult to fully comprehend.
  • Article frames these descriptions as reminders to do good and prepare for the afterlife.
  • Warning against being deceived or lulled by worldly life.
Tagar Terkait
#erupsi#anak krakatau#gunung#alquran#kiamat#hari akhir#surah al-qari'ah
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya