Ditemukan Lemas, Orangutan Sampurna Mati Terpapar Asap Karhutla
Orangutan jantan bernama Sampurna ditemukan lemas di area perkebunan kelapa sawit dan mati pada 30 Agustus 2026 akibat paparan asap kebakaran hutan dan lahan yang memicu hipoksia akut atau kekurangan oksigen dalam tubuh. Nekropsi menunjukkan kerusakan serius pada organ vital paru-paru, jantung, dan ginjal akibat paparan asap karhutla yang terus melanda Kalimantan Barat dengan luas area terbakar mencapai 38.310,89 hektar sepanjang 2026. Kasus ini menunjukkan kebakaran hutan dan perubahan tutupan lahan merupakan tekanan jangka panjang terhadap keberlangsungan habitat orangutan di wilayah tersebut.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.