Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Internasional Netral

Jake Lang, Perusuh 6 Januari yang Diampuni Trump, Merobek Al-Qur'an

Senin, 7 September 2026, 16:50 WIB Sumber: Sindonews
Ukuran:

Jake Lang, perusuh 6 Januari yang diampuni Presiden AS Donald Trump, merobek salinan Al-Qur'an saat berpidato di gereja ATLAH World Ministries milik Pastor James Manning di Harlem, New York. Dalam pidatonya, Lang menyebut Al-Qur'an sebagai buku yang diterjemahkan oleh setan dan menuntut umat Muslim keluar dari kotanya dengan kata-kata kasar serta hinaan rasial. Sebagian jemaat bersorak mendukung, namun kelompok hak-hak sipil mengecam aksi tersebut sebagai tindakan kebencian dan Islamofobia.

Poin-Poin Utama

  • Jake Lang terlibat kerusuhan Gedung US Capitol pada 6 Januari 2021.
  • Lang menerima pengampunan dari Presiden AS Donald Trump.
  • Lang merobek salinan Al-Qur'an di gereja ATLAH World Ministries, Harlem, New York, pada Sabtu pekan lalu.
  • Gereja tersebut milik Pastor James Manning.
  • Lang menjalani hukuman penjara selama empat tahun sebelum pengampunan.
  • Lang menyebut Al-Qur'an sebagai 'sebuah buku yang diterjemahkan oleh setan melalui seorang panglima perang'.
  • Lang menuntut umat Muslim untuk keluar dari kotanya.
  • Lang menggunakan kata-kata kasar dan hinaan rasial dalam pidatonya.
  • Sebagian orang di gereja bersorak mendukung tindakannya.
  • Kelompok hak-hak sipil dan pengkritik mengecam aksi tersebut sebagai tindakan kebencian dan Islamofobia.
  • Lang dikenal sebagai tokoh sayap kanan yang Islamofobik.
  • Aksi perobekan Al-Qur'an merupakan aksi anti-Islam terbarunya.
  • Sumber pemberitaan dikutip dari Roya News pada Senin (7/9/2026).
Tagar Terkait
#donald trump#al-qur'an#sayap kanan#islamofobia#new york#jake lang#6 januari#capitol#harlem
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya