Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

Ekspansi Pusat Data Jadi Motor Penggerak Kinerja Keuangan Emiten Bursa

Senin, 7 September 2026, 18:18 WIB Sumber: Kompas Dibaca 1 kali
Ukuran:

2026, dengan pendapatan usaha naik hampir tiga kali lipat menjadi Rp 1,8 triliun dari sebelumnya Rp 613,36 miliar. DMAS memiliki pipeline penjualan lahan sekitar 85 hektar dan telah mengembangkan zona industri khusus data center di GIIC yang sudah menarik 16 penyewa kelas dunia berstandar Tier 4. Perseroan masih memiliki land bank sekitar 581 hektar dan memprioritaskan akuisisi lahan di sekitar kawasan Deltamas untuk memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia.

Poin-Poin Utama

  • Permintaan pusat data menjadi pendorong utama kinerja emiten properti industri dan infrastruktur digital di Bursa Indonesia.
  • Pasar kawasan industri Jabodetabek dan sekitarnya pada semester I-2026 masih ditopang kuat oleh permintaan sektor pusat data.
  • PT Puradelta Lestari Tbk (kode saham DMAS) memiliki pipeline penjualan lahan industri sekitar 85 hektar di Greenland International Industrial Center (GIIC) Kota Deltamas, Cikarang, Jawa Barat.
  • DMAS memiliki land bank total sekitar 581 hektar, terdiri dari cadangan industri 60 hektar, komersial 357 hektar, dan hunian 164 hektar.
  • DMAS memprioritaskan akuisisi lahan di sekitar kawasan Deltamas untuk menyambung infrastruktur yang sudah tersedia.
  • Untuk membangun kawasan industri baru, DMAS memperkirakan lahan setidaknya 500 hektar.
  • DMAS dapat melakukan konversi peruntukan lahan antara sektor investasi dan residensial sesuai perkembangan permintaan.
  • DMAS telah mengembangkan zona industri khusus pusat data di GIIC dengan 16 penyewa kelas dunia, baik lokal maupun internasional.
  • Seluruh 16 pusat data di zona tersebut menggunakan standar Tier 4.
  • DMAS menyiapkan kapasitas listrik hingga sekitar 1.000 megavolt ampere (MVA) untuk kawasan tersebut.
  • DMAS menyediakan jaringan serat optik dengan akses hingga 12 penyedia layanan internet (ISP).
  • Pendapatan usaha DMAS naik hampir tiga kali lipat dari Rp 613,36 miliar pada semester I-2025 menjadi Rp 1,8 triliun pada semester I-2026.
  • Segmen industri menjadi kontributor pendapatan utama DMAS sebesar Rp 1,75 triliun pada semester I-2026.
  • Segmen hunian dan komersial masing-masing berkontribusi menyumbang pendapatan DMAS pada periode tersebut.
  • Manajemen DMAS optimistis beberapa proyek dalam pipeline dapat direalisasikan.
Tagar Terkait
#jabodetabek#pasar modal#laporan keuangan#kawasan industri#data center#pusat data#emiten#properti industri#pt puradelta lestari#dmas#telkom indonesia#tlkm
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya