Tinggalkan Pekerjaan, Relawan Muhammadiyah Layani Penyintas Tiga Pekan
Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi relawan yang hampir tiga pekan melayani penyintas bencana di Nusa Tenggara Timur, termasuk dokter spesialis yang meninggalkan praktik dan keluarga demi misi kemanusiaan. Mereka bertugas di dapur umum, pelayanan kesehatan dengan rumah sakit lapangan, serta distribusi bantuan logistik, dengan pergantian tim dilakukan untuk menjaga kesinambungan pelayanan. Hilman Latief menegaskan aksi tersebut dilandasi nilai keagamaan seperti pesan wa ta'āwanū 'alal-birri wat-taqwā, dan kesiapan relawan merupakan hasil konsolidasi panjang MDMC, LAZISMU, MPKU, serta pengembangan Emergency Medical Team sejak 2018.
Poin-Poin Utama
- Pimpinan Pusat Muhammadiyah mengapresiasi relawan yang bertugas hampir tiga pekan di NTT.
- Sebagian relawan meninggalkan pekerjaan, keluarga, dan tempat praktik untuk misi kemanusiaan.
- Bendahara Umum PP Muhammadiyah Hilman Latief menyampaikan apresiasi di Dampek, Manggarai Timur, NTT pada Ahad (6/9/2026).
- Relawan menyediakan makanan lewat dapur umum, pelayanan kesehatan rumah sakit lapangan, serta distribusi bantuan logistik.
- Bantuan yang didistribusikan berupa family kit, school kit, RendangMu, dan kebutuhan lainnya.
- Pergantian tim dilakukan untuk menjaga kesinambungan pelayanan kemanusiaan.
- Relawan yang diganti telah bertugas selama beberapa pekan di lapangan.
- Relawan termasuk tenaga kesehatan dan dokter spesialis.
- Dokter spesialis meninggalkan ruang praktik selama tiga minggu untuk bertugas.
- Muhammadiyah memiliki prinsip relawan datang paling awal dan pulang paling akhir.
- MDMC, LAZISMU, MPKU, serta jaringan rumah sakit Muhammadiyah terlibat dalam konsolidasi relawan.
- Emergency Medical Team (EMT) Muhammadiyah mulai dikembangkan sejak 2018.
- Pengembangan EMT mencakup pengetahuan, kapasitas, keterampilan, prosedur, sertifikasi, dan mentalitas relawan.
- Hilman mengutip pesan Al-Qur'an 'wa ta'āwanū 'alal-birri wat-taqwā' sebagai dasar gerakan kemanusiaan.
- Hilman menekankan aksi kemanusiaan sebagai gerakan kolektif lintas organisasi keagamaan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.