Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Dari Sampah jadi Energi, Strategi Jateng Kelola Ribuan Ton Sampah Berbuah Penghargaan

Senin, 7 September 2026, 23:54 WIB Sumber: Media Indonesia Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pemprov Jawa Tengah meraih penghargaan pengelolaan sampah dan lingkungan ASRI dari Kemendagri dan Tempo Media Group, dengan strategi pengolahan berdasarkan volume sampah melalui PSEL, RDF, dan aglomerasi wilayah. Program ini mencakup konversi sampah menjadi energi listrik dan bahan bakar semen, didukung skema penanganan TPA serta peningkatan kesadaran melalui desa mandiri sampah; penghargaan juga diterima oleh Wonosobo, Rembang, Kota Tegal, dan Kota Salatiga dalam kategori lainnya.

Poin-Poin Utama

  • Pemprov Jateng meraih penghargaan dari Kemendagri dan Tempo Media Group kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI.
  • Penghargaan diterima Gubernur Ahmad Luthfi di Bali Nusa Dua Convention Center pada 28 Agustus 2026.
  • Provinsi Jawa Timur juga menerima apresiasi di kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI.
  • Kabupaten Wonosobo menjadi terbaik tingkat kabupaten/kota di kategori Pengelolaan Sampah dan Lingkungan ASRI.
  • Sampah di atas 1.000 ton per hari dikelola dengan model aglomerasi dan regional untuk PSEL.
  • Sampah 100-200 ton per hari dikelola dengan model RDF (Refuse Derived Fuel).
  • Kerja sama dengan Danantara diterapkan untuk mengubah sampah menjadi energi listrik.
  • Aglomerasi Semarang Raya mencakup Kota Semarang dan Kabupaten Kendal.
  • Aglomerasi Pekalongan Raya mencakup Kota Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Kabupaten Pemalang, dan Kabupaten Batang.
  • Aglomerasi Tegal Raya mencakup Kota Tegal, Kabupaten Tegal, dan Kabupaten Brebes.
  • Aglomerasi Soloraya mencakup Kota Surakarta, Kabupaten Karanganyar, Kabupaten Sragen, Kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Wonogiri, Kabupaten Boyolali, dan Kota Salatiga.
  • Model RDF diterapkan di Kabupaten Cilacap, Banyumas, Kebumen, Kudus, dan Magelang untuk bahan bakar pabrik semen.
  • TPA Jatibarang Kota Semarang rencananya menggandeng KSAD untuk mengolah sampah menjadi bahan bakar solar.
  • Presiden menargetkan zero sampah secara nasional pada tahun 2029.
  • Penghargaan disertai insentif fiskal bagi daerah berprestasi.
Tagar Terkait
#jawa tengah#pengelolaan sampah#penghargaan#pemprov jateng#gubernur jawa tengah ahmad luthfi#lingkungan asri#psel#rdf
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.

Buka Sumber di Media Indonesia

Warta Terkini Lainnya