Pesantren Baitul Arqom Kembangkan Pertanian dan Peternakan untuk Kemandirian Pangan
Pondok Pesantren Baitul Arqom di Jember mengembangkan pertanian dan peternakan bersama para santri untuk mendukung kemandirian pangan sekaligus melatih keterampilan hidup. Hasil usaha ini turut mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi fokus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto. Pesantren berharap model kemandirian pangan ini dapat ditiru oleh lembaga pendidikan dan masyarakat lainnya untuk menjaga ketahanan pangan di tengah kenaikan harga bahan pokok.
Poin-Poin Utama
- Pondok Pesantren Baitul Arqom terletak di Balung, Jember, Jawa Timur.
- Pesantren mengembangkan pertanian dan peternakan dengan melibatkan para santri.
- Kegiatan tersebut bertujuan memenuhi kebutuhan pangan dan melatih keterampilan.
- KH Izzat Fahd merupakan Pimpinan Pondok Pesantren Baitul Arqom.
- Hasil pertanian dan peternakan mendukung program Makan Bergizi Gratis.
- Program Makan Bergizi Gratis merupakan bagian dari Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
- Badan Pengelola BP3 Wakaf mengelola kegiatan ekonomi produktif pesantren.
- Muhammad Imaduddin menyatakan kemandirian ekonomi sebagai modal pengembangan.
- Pesantren memiliki pengelolaan wakaf dan unit usaha untuk menopang kegiatan.
- Pertanian, peternakan, dan usaha pangan menjadi sektor yang dikembangkan.
- Pengembangan kegiatan bertujuan menjaga keamanan pangan nasional.
- Kenaikan harga bahan pokok menjadi salah satu alasan pengembangan.
- El Nino berkepanjangan mempengaruhi kondisi keamanan pangan.
- Sistem kemandirian pangan diharapkan dapat diterapkan pesantren lain.
- Keterampilan pertanian dapat dikembangkan oleh santri setelah menyelesaikan pendidikan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.