Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Ekonomi Netral

IMT-GT 2026 di Medan Buka Peluang Investasi Baru untuk Sumatera Utara

Selasa, 8 September 2026, 01:06 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

GT ke-32 di Medan pada 7-10 September 2026 diharapkan membuka peluang investasi baru dan menghasilkan aksi nyata bagi perekonomian Sumatera Utara melalui sinergi Indonesia-Malaysia-Thailand. Ketua JBC Indonesia, Sjahrian Harahap, menegaskan forum ini harus melampaui pertukaran gagasan menjadi investasi riil dan kemitraan bisnis konkret di berbagai sektor strategis. Selain itu, dalam rangkaian acara juga akan dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara 10 Gubernur se-Sumatera yang diharapkan membawa dampak nyata bagi masyarakat.

Poin-Poin Utama

  • Pertemuan IMT-GT ke-32 digelar di Medan pada 7-10 September 2026.
  • Forum melibatkan tiga negara: Indonesia, Malaysia, dan Thailand.
  • Tujuan utama pertemuan adalah menghasilkan aksi nyata dan membuka peluang investasi baru di Sumatera Utara.
  • Ketua IMT-GT JBC Indonesia, Sjahrian Harahap, berharap forum memperkuat sinergi ketiga negara sebagai mesin pertumbuhan ekonomi utama di Asia Tenggara.
  • Sjahrian menekankan pentingnya mengubah semangat kerja sama menjadi investasi riil dan kemitraan bisnis.
  • Forum mencakup sektor strategis: perdagangan, pertanian, manufaktur, pariwisata, logistik, ekonomi digital, industri halal, energi, dan infrastruktur.
  • Pemimpin bisnis diharapkan menghasilkan kesepakatan, mengembangkan proyek, dan membuka pasar baru.
  • Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Sumut, Porman Mahulae, menyampaikan keterangan di Medan pada Senin.
  • Dalam rangkaian IMT-GT akan dilakukan penandatanganan kesepakatan bersama antara 10 Gubernur se-Sumatera.
  • Penandatanganan kesepakatan bertujuan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sumatera Utara dan Pulau Sumatera.
Tagar Terkait
#sumatera utara#investasi#medan#imt-gt#indonesia-malaysia-thailand#kerjasama regional
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya