Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Nasional Netral

BNPB Lanjutkan Operasi Pemadaman Karhutla hingga Musim Hujan Datang

Selasa, 8 September 2026, 06:50 WIB Sumber: Sindonews Dibaca 1 kali
Ukuran:

BNPB berkomitmen melanjutkan operasi pemadaman karhutla hingga musim hujan tiba pada Oktober 2026 sesuai perkiraan BMKG, melalui Satgas Darat, Satgas Udara, dan operasi modifikasi cuaca (OMC). Suharyanto melaporkan 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas (Kalbar, Riau, Kalsel, Kalteng, Sumsel, Jambi) sudah padam dari total 72.009,10 hektare, tersisa sekitar 939,45 hectare yang masih belum padam. Ia mengakui jumlah tersebut belum berkurang signifikan karena temuan titik api baru dan kebakaran lama yang hidup kembali.

Poin-Poin Utama

  • BNPB lanjutkan operasi pemadaman karhutla hingga musim hujan datang.
  • BMKG perkirakan musim hujan tiba Oktober 2026.
  • Suharyanto sampaikan komitmen tersebut dalam rapat daring dengan Presiden Prabowo Subianto pada 8 September 2026.
  • Operasi pemadaman dilakukan oleh Satgas Darat dan Satgas Udara.
  • BNPB laksanakan operasi modifikasi cuaca (OMC) beberapa kali.
  • 98 persen kebakaran lahan gambut di enam provinsi prioritas sudah padam.
  • Enam provinsi prioritas: Kalimantan Barat, Riau, Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Sumatera Selatan, Jambi.
  • Total luas lahan terbakar di enam provinsi seluas 72.009,10 hektare.
  • Sekitar 939,45 hektare lahan belum padam.
  • Operasi darat dan udara dilakukan untuk memadamkan sisa lahan.
  • Suharyanto berharap sisa 939,45 hectare berkurang pasca-pemadaman hari itu.
  • Penemuan titik kebakaran baru menjadi penyebab tidak signifikannya pengurangan luasan.
  • Kebakaran lama yang sudah dilaporkan padam kadang hidup kembali.
  • BNPB belum tetapkan tanggal pasti berakhirnya operasi pemadaman.
Tagar Terkait
#bmkg#karhutla#prabowo subianto#bnpb#kebakaran hutan#kalimantan#operasi modifikasi cuaca#lahan gambut#riau#suharyanto
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Sindonews.

Buka Sumber di Sindonews

Warta Terkini Lainnya