Lewis Hamilton Desak Perubahan di Ferrari Usai Gagal Total di GP Italia
Lewis Hamilton mendesak Ferrari melakukan perubahan besar setelah gagal total di GP Italia, finis keenam, sementara Leclerc DNF akibat insiden kontak yang dipicu buruknya komunikasi tim. Hamilton meminta evaluasi menyeluruh dari sisi teknis dan manajerial serta berkomitmen terus menekan tim demi hasil lebih baik di sisa musim. Kegagalan di Monza membuat Hamilton tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 191 poin, tertinggal dari pemuncak Kimi Antonelli yang mengoleksi 267 poin.
Poin-Poin Utama
- Lewis Hamilton mendesak Ferrari melakukan perubahan besar setelah GP Italia 6 September.
- Hamilton finis di urutan keenam pada GP Italia di Sirkuit Monza.
- Charles Leclerc mengalami DNF setelah menabrak dinding pembatas.
- Hamilton dan Leclerc memulai balapan dari posisi kedua dan ketiga di grid.
- Hamilton menyalahkan buruknya komunikasi tim atas insiden kontak dengan Leclerc.
- Benturan membuat Hamilton keluar lintasan dan merusak ritme balapannya.
- Hamilton berjanji terus mendorong tim untuk performa lebih baik di seri berikutnya.
- Hamilton mengarahkan pertanyaan tentang keputusan manajemen kepada Frederic Vasseur.
- Kimi Antonelli memenangkan GP Italia dan memimpin klasemen dengan 267 poin.
- Hamilton tertahan di peringkat ketiga klasemen dengan 191 poin.
- Selisih poin antara Antonelli dan Hamilton adalah 76 poin.
- Hamilton menekankan pentingnya menjaga sportivitas dan ruang untuk rekan setim.
- Ferrari memprioritaskan perbaikan teknis dan koordinasi pembalap untuk sisa musim.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Media Indonesia.