Pemulihan PDAM Pascabencana, 50.000 Pelanggan di Pusat Kota Padang Terdampak
Perumda Air Minum Kota Padang memperbaiki Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun pascabanjir bandang akhir 2025, dengan pekerjaan berlangsung sekitar tiga pekan sejak 7 September 2026 dan berpotensi mengganggu aliran untuk sekitar 50.000 pelanggan atau 30-40 persen total pelanggan di pusat kota. Pelanggan seperti Aidil berharap perbaikan bersifat permanen, disertai kepastian jadwal selesai, serta pembagian jam gangguan yang adil agar tidak harus begadang menunggu air. Sebagai alternatif, Perumda menyediakan layanan air tangki melalui call center 1500033 dan WhatsApp 0811669123.
Poin-Poin Utama
- Sekitar 50.000 pelanggan terdampak perbaikan IPA Gunung Pangilun di Padang.
- Wilayah terdampak mencakup kawasan pusat Kota Padang, setara 30-40 persen total pelanggan.
- Perumda Air Minum Kota Padang memperbaiki Accelerator 2 IPA Gunung Pangilun.
- Accelerator 1 IPA Gunung Pangilun telah selesai diperbaiki sebelumnya.
- Perbaikan Accelerator 2 dimulai Senin (7/9/2026) dan berlangsung sekitar tiga pekan.
- Perbaikan dilakukan bersama kementerian dan PT Hutama Karya.
- Gangguan siang hari berpotensi terjadi di Batang Kapur, Tamsis, GOR, Alai Belakang Pasar, Kampung KB, Perjuangan, Sumatra, Sawahan, Sutomo, Aur Duri, Alang Laweh.
- Gangguan malam hari berpotensi terjadi di Adabiah, Jati Parak Salai, Pulai Banda Kali, Ampang, Belanti, Pramuka, Pekan Baru, Banda Pulau Karam.
- Gangguan siang dan malam berpotensi terjadi di Purus, Olo Ladang, Pancasila, Koto Marapak, Hayam Wuruk, Banda Puruih, Rohana Kudus, Parak Salai.
- Banjir bandang terjadi akhir November 2025.
- Direktur Operasional Perumda Air Minum Kota Padang bernama Afrizal Kuning.
- Layanan air tangki tersedia via call center 1500030 hari kerja dan WhatsApp 0811669123 setiap hari.
- Pelanggan Aidil (45) di Kelurahan Ganting Parak Gadang, Kecamatan Padang Timur, alami air hidup pukul 23.00-02.00 pascabanjir.
- Aidil minta gangguan tidak sampai 24 jam dan berharap air hidup pukul 19.00.
- Aidil usulkan jadwal gangguan digilir antar pelanggan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.