Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Hukum Netral

48 Jam Kebakaran Pabrik Plastik Balaraja Belum Padam, 33 KK Mengungsi

Selasa, 8 September 2026, 15:05 WIB Sumber: CNN Dibaca 1 kali
Ukuran:

Kebakaran pabrik plastik PT Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul Jaya, Balaraja, Kabupaten Tangerang, belum padam setelah 48 jam berlangsung sejak Minggu (6/9). BPBD mengerahkan 7 unit mobil dan 35 personel untuk memadamkan api, sementara 33 keluarga di sekitar lokasi diungsikan akibat asap dan satu rumah warga tertimpa runtuhan bangunan pabrik. Kepala BPBD Achmad Taufik menyebutkan material yang mudah terbakar menjadi hambatan, namun optim api dapat padam pada hari itu dengan kerugian ditaksir mencapai Rp10 miliar.

Poin-Poin Utama

  • Kebakaran pabrik plastik PT Technoplastika Prima Perdana di Desa Sentul Jaya, Balaraja, Kabupaten Tangerang belum padam setelah 48 jam.
  • Kebakaran pertama kali dilaporkan pada Minggu (6/9) sekitar pukul 12.08 WIB.
  • Hingga Selasa (7/9) pukul 12.30 WIB, petugas pemadam masih berupaya memadamkan titik api.
  • Sebanyak 33 keluarga di sekitar lokasi diungsikan akibat asap kebakaran.
  • Satu unit rumah warga tertimpa runtuhan bangunan pabrik yang terbakar.
  • BPBD Kabupaten Tangerang mengerahkan 7 unit mobil pemadam kebakaran.
  • Sebanyak 35 personel dikerahkan untuk operasi pemadaman.
  • Jumlah mobil pemadam sebelumnya mencapai 12 unit sebelum berkurang menjadi 7 unit.
  • Material plastik yang mudah terbakar menjadi hambatan utama pemadaman.
  • Kepala BPBD Kabupaten Tangerang Achmad Taufik menyatakan optimisme api dapat dipadamkan hari Selasa (8/9).
  • BPBD menaksir kerugian akibat kebakaran mencapai Rp10 miliar.
  • Lokasi kebakaran berada di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang.
  • Banyak warga memilih bertahan di rumah atau mengungsi ke rumah keluarga.
Tagar Terkait
#kebakaran#bpbd#tangerang#pabrik plastik#balaraja#pt technoplastika prima perdana
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh CNN.

Buka Sumber di CNN

Warta Terkini Lainnya