Film Bisikan Desa Gringsing Tawarkan Horor Penuh Teka-Teki, Bukan Cuma Jumpscare
teki dan misteri untuk memantik rasa penasaran penonton, bukan sekadar jumpscare. Film ini juga menjadi produksi Indonesia pertama yang menggunakan teknologi VP.
Poin-Poin Utama
- Film berjudul Bisikan Desa Gringsing diproduksi oleh Mandela Pictures bersama Oceanus Media Global dan Legacy Pictures.
- Film ini disutradarai sekaligus ditulis oleh Ivander Tedjasukmana.
- Film ini menjadi produksi Indonesia pertama yang menggunakan teknologi VP.
- Aghniny Haque memerankan tokoh utama bernama Hesti.
- Cerita mengikuti Hesti mencari keberadaan ayahnya ke Desa Gringsing.
- Desa Gringsing digambarkan sebagai pemukiman terisolasi yang dikurung oleh kutukan roh pendendam bernama Fatimah.
- Warga desa tidak dapat meninggalkan desa tersebut karena kutukan.
- Sutradara Ivander Tedjasukmana dan penulis naskah berasal dari orang yang sama dalam proyek ini.
- Aghniny Haque menyatakan film ini menyajikan horor penuh misteri, bukan sekadar jumpscare.
- Karakter Hesti digambarkan memiliki trauma masa lalu yang membayangi perannya.
- Proses persiapan dilakukan melalui reading bersama, bedah naskah, diskusi, dan referensi film.
- Wawancara dengan Aghniny Haque dilakukan di kantor Republika, Jakarta Selatan.
- Wawancara tersebut berlangsung pada Senin (7/9/2026).
- Menurut Aghniny Haque, tantangan perannya adalah membawakan karakter yang tidak satu layer saja.
- Film ini mengajak penonton membuktikan bersama penyebab kemarahan Fatimah yang mengurung desa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.