Beranda Sabtu, 7 November 2026

!online

Seni Negatif

"Tumpah Darah" Menggugat Kemerdekaan

Selasa, 8 September 2026, 16:24 WIB Sumber: Kompas Dibaca 4 kali
Ukuran:
Prinsip Fair Use (Kutipan Wajar Nirlaba): Laman ini hanya menyajikan cuplikan ringkas dan analisis topik untuk keperluan riset & pemantauan warta publik secara non-komersial. Seluruh hak cipta dan naskah liputan utuh adalah milik sah redaksi Kompas.

Lakon "Tumpah Darah" karya Putu Wijaya mempertanyakan makna kemerdekaan di Indonesia usia 81 tahun, dari sekadar lepas kolonialisme menjadi kebebasan individu yang sarat konsekuensi. Lewat tiga babak—monolog "Kemerdekaan", drama keluarga Anna, dan...

Sorotan Poin Topik

  • Indonesia merdeka sudah 81 tahun.
  • Lakon "Tumpah Darah" ditulis dan disutradarai Putu Wijaya.
Tagar Terkait
#teater#kemerdekaan#tumpah darah#putu wijaya#teater mandiri#bentara budaya jakarta#monolog#kebebasan individu
Baca Liputan Lengkap di Kompas

online.co.id adalah platform kurasi warta nirlaba. Seluruh hak cipta, naskah komprehensif, dan materi editorial dimiliki penuh oleh Kompas.

Buka Artikel Asli di Kompas

Warta Terkini Lainnya