Mahasiswa Undip Rancang AI Deteksi Kelelahan Pekerja
time dengan menggabungkan wearable biometrik, multimodal AI, dan natural language processing. Inovasi ini meraih juara tiga HSSE Innovation Challenge 2026 dan dirancang sebagai paradigma prediktif untuk menggantikan sistem K3 konvensional yang bersifat reaktif. Kebutuhan sistem tersebut didukung studi jurnal Occupational Medicine 2024 yang menemukan tingkat kelelahan akut dan kronis meningkat signifikan pada pekerja rig minyak dan gas lepas pantai di Indonesia.
Poin-Poin Utama
- Mahasiswa Program Studi D4 Rekayasa Perancangan Mekanik SV Undip Semarang bernama Tiaman Gea menciptakan sistem AI WellGuard.
- WellGuard berfungsi memantau kondisi fisik dan psikologis pekerja berisiko tinggi, khususnya di sektor energi.
- Karya ilmiah WellGuard meraih juara tiga dalam HSSE Innovation Challenge 2026.
- Sistem ini menggabungkan wearable biometrik, multimodal AI, dan Natural Language Processing (NLP).
- WellGuard dirancang untuk mengatasi kelemahan sistem K3 konvensional yang bersifat reaktif dan berkala.
- Data wearable menyediakan informasi perubahan kondisi tubuh pekerja secara real-time.
- Multimodal AI menganalisis beberapa jenis data secara bersamaan untuk gambaran kondisi pekerja menyeluruh.
- NLP menganalisis bahasa atau teks terkait kondisi psikologis pekerja.
- Tiaman menyatakan K3 industri energi harus bergeser ke paradigma prediktif.
- Studi jurnal Occupational Medicine 2024 meneliti 67 pekerja rig minyak dan gas lepas pantai di Indonesia.
- Studi tersebut menemukan kelelahan akut dan kronis pekerja rig meningkat signifikan selama periode kerja empat pekan.
- Kemampuan pemulihan pekerja rig antar waktu kerja terus menurun sepanjang periode tersebut.
- Pekerja rig lepas pantai menjalani sistem kerja 12 jam per hari selama sekitar empat pekan berturut-turut.
- Studi merekomendasikan pengelolaan kelelahan komprehensif untuk menekan human error dan risiko kecelakaan kerja.
- Tiaman menjelaskan kelelahan dan tekanan psikologis menurunkan kesadaran situasional pekerja serta meningkatkan risiko kecelakaan.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.