Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Politik Negatif

Warga Nepal Peringati Setahun Demo Gulingkan Pemerintah

Selasa, 8 September 2026, 18:43 WIB Sumber: DetikNews
Ukuran:

Warga Nepal memperingati setahun unjuk rasa antikorupsi 8-9 September 2025 yang menewaskan sedikitnya 76 orang dan menggulingkan PM KP Sharma Oli, di tengah suasana duka akibat banjir bandang dua pekan terakhir. Aksi yang bermula dari protes larangan media sosial itu melebar karena frustrasi atas kesulitan ekonomi dan korupsi, memicu pembakaran gedung parlemen di Kathmandu dan berujung pada terpilihnya PM muda Balendra Shah pada Maret 2026. Meskipun komisi penyelidikan telah menyerahkan laporan dan merekomendasikan pemeriksaan lebih lanjut terhadap sejumlah pejabat, demonstran menilai hampir tidak ada pertanggungjawaban nyata atas korban jiwa dalam aksi tersebut.

Poin-Poin Utama

  • Puluhan anak muda Nepal berkumpul di bangunan parlemen terbakar di Kathmandu pada Selasa (8/9) untuk memperingati satu tahun unjuk rasa antipemerintah.
  • Unjuk rasa 8-9 September 2025 dipicu larangan media sosial kemudian meluas karena isu ekonomi, korupsi, dan praktik politik.
  • Sedikitnya 76 orang tewas dalam unjuk rasa tersebut.
  • Gedung parlemen, kantor Perdana Menteri, dan gedung pemerintah lainnya dibakar selama aksi protes.
  • PM KP Sharma Oli dilengserkan akibat unjuk rasa tersebut.
  • Balendra Shah terpilih sebagai Perdana Menteri muda Nepal pada Maret 2026.
  • Komisi penyelidikan menyerahkan laporan pada April 2026 dan merekomendasikan penyelidikan lebih lanjut terhadap sejumlah pejabat termasuk Oli.
  • Sebanyak 51 dari total korban tewas ditembak, banyak di antaranya tertembak di kepala atau dada.
  • Oli ditangkap sehari setelah unjuk rasa.
  • Banjir bandang dahsyat menerjang Nepal dua minggu sebelum peringatan, menambah suasana duka.
  • PM Shah berharap peringatan tersebut dapat menginspirasi pembangunan Nepal yang adil, transparan, dan penuh peluang.
  • Spanduk berisi foto korban tewas unjuk rasa dipasang di area gedung parlemen.
  • Demonstran Anish Acharya (19) hadir membawa bunga di lokasi peringatan.
  • Demonstran Aastha Shrestha (23) menyatakan dampak unjuk rasa terhadap perubahan politik sepadan dengan nyawa yang hilang.
  • Anish Acharya menilai hampir tidak ada pertanggungjawaban nyata karena pelaku kekerasan kini bebas berkeliaran.
Tagar Terkait
#nepal#demo nepal#kathmandu#unjuk rasa antikorupsi#kp sharma oli#balendra shah
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.

Buka Sumber di DetikNews

Warta Terkini Lainnya