Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Lingkungan Netral

Jepang Kirim 3 Helikopter Chinook untuk Bantu Padamkan Karhutla Kalimantan

Selasa, 8 September 2026, 19:45 WIB Sumber: Kompas
Ukuran:

47 Chinook beserta 180 personel untuk membantu pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan, dengan rencana tiba di Pelabuhan Kijing pada 9 September 2026 dan beroperasi pada 12-19 September 2026. Dukungan ini merupakan implementasi Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang ditandatangani pada 4 Mei 2026, di mana kemampuan nasional Indonesia tetap dikerahkan dan diintegrasikan dengan bantuan Jepang, diawasi oleh TNI. Hingga 7 September 2026, enam provinsi menjadi prioritas penanganan karhutla, yaitu Kalbar, Kalteng, Kalsel, Riau, Jambi, dan Sumsel, dengan Kalbar mencatat kualitas udara berbahaya dan jarak pandang di bawah 1 km.

Poin-Poin Utama

  • Jepang kirim tiga helikopter CH-47 Chinook untuk bantu pemadaman karhutla di Kalimantan.
  • Tiga helikopter tiba di Pelabuhan Kijing, Kalimantan Barat, pada 9 September 2026.
  • Jepang kerahkan 180 personel untuk operasionalisasi helikopter tersebut.
  • Kapal JS Kunisaki angkut helikopter dan sekitar 150 awak kapal ke Kalimantan.
  • Helikopter dapat dipakai operasi pemadaman periode 12-19 September 2026 jika tahapan siap.
  • Dukungan bagian implementasi Defence Cooperation Arrangement (DCA) yang ditandatangani 4 Mei 2026.
  • DCA mencakup kerja sama pengelolaan bencana termasuk humanitarian, assistance, and disaster relief (HADR).
  • Pengoperasian helikopter Jepang diawasi oleh TNI.
  • Dukungan Jepang berfungsi memperkuat kemampuan nasional Indonesia, bukan menggantikannya.
  • Enca provinsi prioritas penanganan karhutla per 7 September 2026: Kalbar, Kalteng, Kalsel, Riau, Jambi, Sumsel.
  • Di Kalbar tercatat 36 titik api, luas lahan terbakar sekitar 350,82 hektar, terpadamkan 105,2 hektar.
  • Kualitas udara Kalbar kategori berbahaya dengan jarak pandang di bawah 1 kilometer.
  • Di Kalteng tercatat 47 titik api, luas lahan terbakar sekitar 100,4 hektar, terpadamkan 67,2 hektar.
  • Kualitas udara Kalteng sangat tidak sehat dengan jarak pandang sekitar 2,8 km.
  • Di Kalsel tercatat 21 titik api, luas lahan terbakar sekitar 260,97 hektar, terpadamkan 163,67 hektar.
Tagar Terkait
#karhutla#bnpb#jepang#kalimantan#water bombing#helikopter chinook#dca#bantuan internasional
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Kompas.

Buka Sumber di Kompas

Warta Terkini Lainnya