Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Pendidikan Netral

Menyulut Nala dengan Kalam Dan Qalam Di Ruang Kuliah

Rabu, 9 September 2026, 05:20 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

‘Alaq ayat 1–5, menawarkan pembelajaran melalui diskusi lisan, penulisan, dan dokumentasi agar ilmu tidak hanya diketahui, tetapi juga diamalkan bagi masyarakat.

Poin-Poin Utama

  • Perguruan tinggi hadapi tantangan baru cara mahasiswa peroleh, olah, dan maknai pengetahuan di era digital.
  • Peran dosen bergeser dari penyampai materi menjadi penghidup tradisi berpikir, berdialog, dan menulis.
  • Tantangan utama bukan kecepatan memperoleh jawaban, melainkan membentuk manusia akademik yang mampu menghasilkan pengetahuan bernilai.
  • Kalam dimaknai sebagai tradisi dialog dan penyampaian ilmu melalui lisan.
  • Qalam dipahami sebagai tradisi pena, tulisan, dan dokumentasi ilmu.
  • Surah Al-‘Alaq ayat 1–5 jadi fondasi pentingnya membaca dan menulis dalam perjalanan ilmu.
  • Tujuan pendidikan melalui kalam dan qalam mencakup hubungan antara ‘ilm (pengetahuan) dan ‘amal (pengamalan).
  • Mahasiswa baru datang dengan kebiasaan menunggu penjelasan dosen, mencatat dari slide, dan mengulang informasi jelang ujian.
  • Perguruan tinggi wajib arahkan mahasiswa ke budaya akademik baru: membaca persoalan, bertanya, berargumentasi, mempertanggungjawabkan pendapat.
  • Ruang kuliah harus jadi tempat bertemunya gagasan, bukan penerima informasi pasif.
  • Metode pembelajaran yang membuka diskusi, studi kasus, dan perdebatan akademik membantu keberanian intelektual mahasiswa.
  • Keberanian bertanya bagian dari proses menemukan pengetahuan, bukan tanda ketidaktahuan.
  • Menyampaikan perbedaan pendapat secara santun bagian dari keadaban akademik.
  • Mahasiswa tingkat akhir cenderung fokus selesaikan kewajiban akademik dibanding pahami hubungan ilmu dengan persoalan masyarakat.
Tagar Terkait
#mahasiswa#perguruan tinggi#pendidikan islam#kalam#peran dosen#budaya akademik#qalam#trilogi baca tulis
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya