Setiba di Indonesia, Kapal Induk Garibaldi Dikerahkan Tangani Karhutla
TNI AL mengumumkan Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) akan langsung dikerahkan menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) setibanya di Indonesia pada 17 September 2026, sesuai arahan Presiden RI. Kapal buatan Italia yang saat ini berada di Laut Arab itu akan berfungsi sebagai kapal induk helikopter dan drone berkapasitas angkut 4-5 ton air untuk penanggulangan karhutla secara cepat.
Poin-Poin Utama
- Kapal Induk ITS Giuseppe Garibaldi (C551) akan dikerahkan menangani karhutla setiba di Indonesia pada pekan ketiga September 2026.
- Pengerahan kapal induk ini sesuai arahan Presiden RI terkait fungsi kapal induk pertama Indonesia tersebut.
- Garibaldi akan berfungsi sebagai kapal induk untuk helikopter dan drone.
- Kapal ini dapat menampung helikopter kelas menengah dengan kapasitas angkut air 4-5 ton.
- Diharapkan Garibaldi dapat merapat ke titik api dan membantu penanggulangan karhutla secara cepat.
- Informasi disampaikan oleh Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksma Tunggul di Jakarta pada Selasa (8/9/2026).
- Tunggul tidak menjelaskan rinci persiapan kru kapal dan peralatan yang akan diangkut untuk penanganan karhutla.
- Pengerahan kapal induk akan langsung dilakukan setelah kapal buatan Italia itu sampai di Indonesia.
- Posisi terkini Garibaldi berada di Laut Arab.
- Kapal direncanakan tiba di Indonesia pada 17 September 2026 apabila tidak ada kendala.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.