Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Khazanah Netral

Dampak Gempa NTT Sejumlah Bagunan Sekolah Belum Pulih, Dompet Dhuafa Bangun Sekolah Darurat

Rabu, 9 September 2026, 11:30 WIB Sumber: Republika Dibaca 1 kali
Ukuran:

Pascagempa NTT, banyak bangunan sekolah belum pulih sehingga siswa SMPN 5 Aesesa belajar di bawah pohon tanpa ruang layak. Dompet Dhuafa melalui DMC membangun Sekolah Darurat berupa tenda di SMPN 5 Aesesa, TK Waemburug, dan SDN Natakupe, serta memberikan edukasi mitigasi bencana gempa. Inisiatif ini membantu proses belajar mengajar dan perlindungan siswa sambil menunggu percepatan pemulihan pascagempa.

Poin-Poin Utama

  • Dompet Dhuafa bangun Sekolah Darurat di SMPN 5 Aesesa, TK Waemburug, dan SDN Natakupe.
  • Dua ruang Sekolah Darurat didirikan di SMPN 5 Aesesa untuk perpustakaan dan ruang kelas.
  • Pascagempa, murid SMPN 5 Aesesa belajar di lapangan pakai tenda seadanya.
  • Satu jenjang kelas sempat belajar di bawah pohon karena tidak ada ruang layak.
  • Dompet Dhuafa beri edukasi mitigasi bencana gempa bumi kepada murid SMPN 5 Aesesa.
  • BMKG laporkan 13.657 gempa susulan pada 8 September 2026 pukul 17.00 WIB.
  • Instansi pendidikan gelar belajar mengajar di lapangan terbuka atau bawah pohon rindang pascagempa.
  • Banyak sekolah belum punya terpal atau tenda untuk tahan cuaca panas dan hujan.
  • Sekolah Darurat berfungsi sebagai ruang aman anak dan guru dari bencana dan cuaca.
  • Abdul 'Labing' Aziz dari DMC Dompet Dhuafa bertindak sebagai PIC Respons Gempa NTT Kabupaten Nagekeo.
  • DMC Dompet Dhuafa terus membersamai percepatan pemulihan penyintas gempa di NTT.
Tagar Terkait
#mitigasi bencana#gempa ntt#dompet dhuafa#sekolah darurat#smpn 5 aesesa#dmc#nagekeo
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya