Beranda Minggu, 13 September 2026

!online

Olahraga Netral

Yenny Wahid Targetkan Panjat Tebing Sumbang Tiga Emas di Asian Games 2026

Rabu, 9 September 2026, 16:34 WIB Sumber: Republika
Ukuran:

Ketua Umum PB FPTI Yenny Wahid menargetkan tiga medali emas bagi kontingen panjat tebing Indonesia pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, dengan rincian dua emas dari nomor speed putra dan putri serta satu emas dari nomor lead. Persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan nasional, dan Yenny menilai kekuatan tradisional Indonesia di nomor speed mulai diikuti perkembangan positif di nomor lead dan boulder. Yenny meminta para atlet, terutama yang minim pengalaman internasional, bertanding dengan hati gembira tanpa beban agar hasil lebih maksimal.

Poin-Poin Utama

  • PB FPTI targets three gold medals at Asian Games 2026 in Aichi-Nagoya, Japan.
  • Yenny Wahid serves as Ketua Umum of PB FPTI.
  • Yenny stated the target during the Kontingen Indonesia inauguration at Gedung Serbaguna Senayan, Jakarta, on Wednesday (9/9/2026).
  • Indonesian climbing athletes prepared through a national training camp (pelatnas) for the Asian Games.
  • Yenny expressed confidence that the Asian Games would run smoothly due to Japan's emergency contingency preparations.
  • Indonesia's traditional strength lies in the speed climbing category.
  • Positive progress has been seen in lead and boulder categories, previously considered weaknesses.
  • Two gold medals are targeted from the men's and women's speed categories.
  • One gold medal is targeted from the lead category.
  • Boulder category was not included among the three targeted gold medals.
  • Yenny declined to place excessive pressure on athletes, especially those with limited international experience.
  • Yenny advised young athletes to compete with joy and without burden to maximize results.
Tagar Terkait
#asian games 2026#kontingen indonesia#panjat tebing#yenny wahid#atlet panjat tebing#boulder
Ingin membaca liputan lengkap di portal penerbit?

Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh Republika.

Buka Sumber di Republika

Warta Terkini Lainnya