Horor Polisi Thailand Tembak Mati Istrinya di Sekolah
Seorang polisi di Thailand menembak mati istrinya yang berprofesi sebagai guru TK di sekolah tempatnya bekerja di Provinsi Chonburi; seluruh 44 anak beserta guru dan staf berhasil dievakuasi dengan selamat, sementara polisi tersebut pulang dan masih dinegosiasi untuk menyerahkan diri. Motif penembakan belum diketahui jelas. Insiden ini menambah deretan kasus penembakan massal di Thailand, yang memiliki tingkat kepemilikan senjata api tinggi dan belum berhasil dicekat meski regulasi telah diperketat.
Poin-Poin Utama
- Polisi Thailand tembak mati istrinya, guru TK, di sekolah tempat istrinya bekerja.
- Peristiwa terjadi di Provinsi Chonburi, tenggara Bangkok, pada Rabu (9/9) pukul 10.30 waktu setempat.
- Seluruh anak di TK tersebut dipastikan selamat.
- Tidak ada siswa yang menyaksikan penembakan karena terjadi di luar ruang kelas.
- Pelaku sempat bicara dengan istrinya sebelum menembaknya.
- Setelah penembakan, pelaku pulang ke rumahnya.
- 44 anak TK dievakuasi bersama tiga guru dan tiga anggota staf.
- Gubernur Chonburi Naris Niramaiwong konfirmasi evakuasi lewat Facebook.
- Kepolisian mengepung rumah pelaku dan bernegosiasi agar dia menyerahkan diri.
- Motif penembakan belum diketahui jelas.
- TK ditutup sementara dan dukungan psikologis diberikan ke anak-anak serta staf.
- Sekitar satu bulan sebelumnya, remaja tembak mati kakek-nenek, lima staf, dan satu murid di sekolahnya, lalu mengakhiri hidupnya.
- Thailand miliki angka kepemilikan senjata api tertinggi di kawasan.
- Tahun 2022, mantan polisi serang tempat penitipan anak di Thailand utara.
- Serangan 2022 tewaskan sedikitnya 24 anak dan 12 orang dewasa.
Hak cipta dan publikasi utuh dimiliki oleh DetikNews.